About Me

My photo

Bookaholic | Movies Addic | Love Travelling | Culinary Foodie | Book Blogging | Likes Music & Dance Performance

Translate

Sunday, September 20, 2015

Books "MAN ON FIRE"

Books “DIBAKAR DENDAM”
Judul Asli : MAN ON FIRE
[ book 1 of CREASY Series ]
Copyright © 1980 by A.J. Quinnel
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : B. Sendra Tanuwidjaja
Cetakan I : Oktober 2004 ; 496 hlm ; ISBN 978-979-22-1034-2
Harga Normal : Rp. 55.000,-
Rate : 5 of 5

Dua manusia yang sangat berbeda,
Satu telah melihat segala yang buruk di dunia dan kehilangan arti dari sebuah kehidupan ...
Satu ingin melihat segala yang ada di dunia luar dan memiliki gairah tinggi untuk mengetahui kehidupan lain ...
Mereka dipertemukan dalam situasi yang unik, janggal di tengah dunia yang acuh, dan menemukan jalan untuk saling mengisi kekosongan masing-masing ...
Hingga tragedi mengerikan merenggut semua yang berarti dalam kehidupan mereka, menyisakan kepedihan dan rasa sakit yang hanya bisa dihapuskan dengan pembalasan dendam !


Ia dikenal dengan panggilan Creasy, tanpa seorang pun tahu latar belakang dan pribadinya yang tertutup. Kehidupan dan masa lalu yang berat berhasil dilampaui dan ia diknal sebagai serdadu bayaran dengan keahlian khusus yang tak diragukan untuk menjalani misi-misi berbahaya, menghabisi target dan melaksanakan setiap perintah yang diberikan kepadanya. Keahlian serta kemampuannya yang di atas rata-rata, membuatnya harus terjun dalam serangkaian situasi terburuk yang tak bisa dibayangkan oleh manusia normal. Bertahun-tahun ia menjalani kehidupan yang akhirnya memakan ‘jiwanya’ – hingga ia menjadi cangkang kosong yang kehilangan makna suatu kehidupan.

Ketika berusaha menghabiskan waktu dengan berkunjung di kediaman salah satu sahabat dan kenalan lama, sebuah tawaran yang awalnya tidak ia sukai, justru menjadi titik balik kehidupan baru yang akan ia jalani. Ia akhirnya menerima pekerjaan sebagai pengawal pribadi bocah berusia 11 tahun, putri tunggal seorang pengusaha Italia. Pinta Balletto merupakan gadis cilik yang sangat cerdas dan peka, terlahir sebagai putri tunggal dari ayah yang nyaris tidak memperdulikan dirinya, dan ibu yang cukup mencintainya namun tidak mampu memahami hasrat putrinya. Dipenuhi dengan kemewahan dan hidup tanpa pernah kekurangan materi, Pinta tumbuh mencari sesuatu yang bisa memenuhi ‘rasa haus’ akan pengetahuan dan hal-hal yang tidak bisa ia peroleh dari keluarganya. Gadis cilik yang kesepian ini tak pernah menduga akan ada sosok yang bisa memenuhi keinginannya, hingga Creasy muncul.

Kisah ini awalnya berjalan sebagaimana sajian thriller suspense, tentang dunia yang brutal, antara perseteruan mafia-mafia Italia dengan sosok Creasy – mantan serdadu bayaran dengan kemampuan ‘killing’ yang menakutkan. Kemudian masuk sosok Pinta Balletto yang digambarkan berusaha mencari jalan menembus tembok pertahanan emosi yang telah sekian tahun menebal akibat aneka pekerjaan yang harus dilakukan Creasy sebagai serdadu bayaran.  Sosok Creasy merupakan gambaran nyata pria yang telah ‘patah’ dan putus asa, hingga menenggelamkan diri sebagai peminum kelas berat. Hubungan yang terjalin antara Pinta dan Creasy selanjutnya bisa dikatakan sangat menyentuh, hidup dan penuh emosi, dan keduanya akan menjalani kehidupan bahagia usai perubahan total yang dialami oleh keduanya, jika saja maut tidak muncul di tengah mereka.

Pinta diculik !! Hal ini cukup aneh karena kalangan tertentu mengetahui bahwa Ettore Balletto – ayah Pinta berada dalam kondisi di ambang kebangkrutan. Mengapa Pinta diculik ? Dan mengapa pula ia akhirnya ditemukan tewas tercekik, dan dalam kondisi teraniaya dan diperkosa secara brutal ? Creasy yang sekarat akibat luka-luka tembakan saat berusaha melindungi Pinta, bangkit dari kematian yang semula diperkirakan oleh dokter yang menanganinya, dan ia memiliki misi khusus : menemukan siapa yang bertanggung jawab atas kematian Pinta. Maka kisah pun berlanjut dengan alur yang lumayan cepat serta mengundang rasa penasaran. Ibarat seekor elang yang hendak memulai perburuan, Creasy digambarkan sebagai sosok yang ‘lebih hidup’ manakala ia menjalani proses pemulihan dan persiapan untuk memburu orang-orang yang berperan atas kematian Pinta.
~ Man on Fire (2004) | Denzel Washington & Dakota Fanning ~
“Kalau kau bertemu setan, Creasy, acungkan salib itu di depanmu.” [ ~ momen ketika Pinta memberikan hadiah ulang tahun kepada Creasy berupa kalung salib ] 
~ Man on Fire ( 1987 ) | Scott Gleen & Brooke Adams ~
Di saat diriku menyangka kisah ini telah mencapai akhir, sebuah babak baru dibuka, karena penulis memberikan ‘kesempatan’ kehidupan baru bagi Creasy, di mana ia memiliki arahan dan tujuan yang jelas untuk memperjuangkan hidupnya. Dan uniknya, justru di saat ini pula, sosok Creasy digambarkan sangat manusiawi, penuh belas kasih hingga mengalami ‘jatuh-cinta’ pada seorang wanita yang juga telah mengalami luka batin akibat pernikahan yang gagal. Tujuan Creasy yang jelas-jelas hendak menghabisi nyawa orang lain, justru mendapat dukungan dari berbagai pihak. Mulai dari sahabat karibnya, wanita yang baru dijumpai dan telah menanamkan benih kasih baru di hatinya, kepala pasukan militer, bahkan detektif dari kepolisian yang menangani kasus-kasus mafia Italia, hingga nyaris seluruh penduduk pulau kecil di mana Creasy menghabiskan waktu untuk pemulihan.

~ Man on Fire (2004) | Denzel Washington & Dakota Fanning ~
Ini adalah salah satu kisah drama penuh konflik dengan bumbu thriller suspense yang seru, menegangkan sekaligus menyentuh emosi yang pernah kubaca. Tak heran kisah ini juga telah diadaptasi ke layar lebar dibintangi oleh aktor kawakan Denzel Washington sebagai Creasy dan Dakota Fanning sebagai Pinta. Walau deskripsi para pemain dalam adaptasi filmnya sedikit berbeda dengan versi aslinya, gara-gara membaca buku ini diriku lumayan penasaran untuk mencaritahu bagaimana versi film adaptasinya. Namun untuk versi buku, kisah ini layak kurekomendasikan bagi pembaca sekalian. Nah, siapa bilang tidak bisa menemukan cerita yang bagus, bongkar saja timbunan lama, alhasil menemukan kejutan-kejutan menarik seperti yang kualami \(^_^)/ ... bongkar-bongkar timbunan lagi ahhh !!

[ more about this author & related works, just check at here : A.J. Quinnell | on Goodreads | on Wikipedia | on IMDb ]

Best Regards,

@HobbyBuku

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...