About Me

My photo

Bookaholic | Movies Addic | Love Travelling | Culinary Foodie | Book Blogging | Likes Music & Dance Performance

Translate

Wednesday, December 26, 2012

Books "THE BEACH HOUSE"



Books “RUMAH PANTAI”
Judul Asli : THE BEACH HOUSE
By James Patterson & Peter De Jonge
Copyright © 2002 by SueJack. Inc.
Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : B. Sendra Tanuwidjaya
Editor : Stefanny Irawan
Cetakan ke-01 : Oktober 2009 ; 416 hlm
Foto Cover © Photoroller ? Shutterstock
Rate : 3 of 5

Ini merupakan buku kedua karya penulis kawakan James Patterson yang kubaca, karya yang merupakan proyek penulisan baru hasil kolaborasi dengan beberapa penulis lain. Jika melalui ‘Honeymoon’ ciri khas thriller serta suspense masih terlihat di sana-sini, maka membaca ‘The Beach House’ justru mengingatkan diriku akan gaya penulisan John Grisham yang terkenal dengan genre-nya legal thriller. Akan tetapi jangan khawatir bahwa Anda akan dijejali dengan berbagai istilah-istilah hukum yang rumit, karena kisah ini murni merupakan drama misteri yang dicoba disajikan melalui latar belakang bidang hukum.

[ source ]
Jackson ‘Jack’ Mullen – seorang paralegal yang sedang merintis karir di salah satu Firma terkemuka di New York sembari menyelesaikan studi hukumnya, harus menghadapi tragedi kematian adiknya tersayang Peter Mullen di kota asal mereka. Mayat Peter ditemukan di pantai di wilayah East Hampton, dan pihak kepolisian setempat menyatakan peristiwa tersebut merupakan kecelakaan fatal, karena Peter diduga sengaja bunuh diri, menenggelamkan diri di laut. Akan tetapi Jack yang menyaksikan sendiri tubuh adikknya yang telah terbujur kaku, melihat berbagai kejanggalan, terutama pada kondisi Peter yang tampak babak-belur. 

Melalui hasil pemeriksaan dokter kenalan keluarganya yang juga ahli koroner, dugaan tersebut diperkuat, Peter tewas akibat siksaan dan pemukulan berkali-kali. Dan ia sudah tewas sebelum tubuhnya tenggelam di lautan. Namun keanehan peristiwa tersebut disusul dengan berbagai ‘halangan’ yang muncul saat Jack berusaha mencari kebenaran dan keadilan atas kematian adiknnya. Mulai dari Kepala Kepolisian sendiri hingga Firma tempatnya bekerja, semua berusaha menutup jalan yang dicari oleh Jack. Ketika Jack tetap bersikukuh menjalankan penyelidikan, mulainya muncul serangkaian peristiwa yang mengancam nyawa teman-teman, sahabat serta keluarganya. Satu per satu mereka dari mereka menerima ‘kunjungan khusus’ dari utusan pihak tertentu, dan mereka adalah orang-orangg yang keji, tak segan-segan untuk menyiksa para korbannya. 

[ source ]
Jack Mullen harus menghadapi kenyataan ketika satu demi satu pendukungnya berbalik arah karena khawatir akan keselamatan jiwa masing-masing. Karir serta masa depannya yang cemerlang turut terancam musnah, kecuali ia bersedia menutup permasalahan tersebut dan menerima bahwa adiknya tewas bunuh diri. Lawan Jack bukan saja sosok yang kaya raya tapi juga sangat berpengaruh, dan tanpa disadari Jack mengusik suatu konspirasi rahasia yang terjadi sekian tahun lamanya, sebuah kelompok manusia-manusia tak bermoral yang memanfaatkan kekayaan serta kekuasaan demi kenikmatan sesat tanpa memperdulikan nyawa manusia. 

Jack mempelajari hukum serta menaruh kepercayaan pada sistem yang berlaku. Namun bagaimana jika justru sistem dan hukum berbalik melindungi oknum-oknum yang bersalah dan menyembunyikan kebenaran ?? Bagaimana Jack mampu membongkar serta membeberkan konspirasi yang melibatkan dewan hukum tertinggi ?? 

[ source ]
Sekali lagi James Patterson mampu memberikan sesuatu yang berbeda dalam novelnya. Tema legal thriller menjadi sesuatu yang cukup menarik dalam kisah ini. Meski tanpa melalui detil-detil hukum yang lebih dalam, latar belakang konspirasi rahasia mampu membangkitkan rasa penasaran pada diriku. Namun karena cukup terbiasa dengan gaya John Grisham yang terkenal piawai dengan tema legal thriller-nya, maka kisah ini justru sangat disayangkan menjadi sedikit ‘mentah’ dalam penyelesaiannya. 

Ide awal serta ketegangan yang telah dibentuk serta plot yang menarik, seakan dipaksakan harus berakhir dengan ending yang terjadi. Meski demikian, sebagai bacaan ringan, kisah ini lumayan menghibur para pecinta misteri serta suspense, terutama pecinta karya James Patterson, walau pun dapat kukatakan ini bukanlah salah satu karya terbaik yang beliau tulis.

Tentang Penulis :
[ source ]
James Patterson, penulis novel Maximum Ride Series dan serial detektif bestseller dengan tokoh Alex Cross serta serial The Women’s Murder Club. Novel-novelnya telah terjual lebih dari 170 kopi di seluruh dunia. Satu-satunya pengarang yang menduduki jajaran buku laris New York Times untuk buku dewasa dan buku remaja secara bersamaan. Saat ini ia tinggal di Florida.

[ source ]
Peter De Jonge, adalah mantan reporter Associated Press dan kontributor di majalah New York Times. Karya-karyanya juga beredar di sejumlah majalah, antara lain Best American Sports Writing, National Geographic, dan Harper’s Bazaar. 
[ more about this authors and works, check on their website at : James Patterson and Peter de Jonge ]

Best Regards,
* Hobby Buku * 

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...