About Me

My photo

Bookaholic | Movies Addic | Love Travelling | Culinary Foodie | Book Blogging | Likes Music & Dance Performance

Translate

Wednesday, February 20, 2013

Books " I'M WATCHING YOU "



Books “AKU MENGAWASIMU”
Judul Asli : I’M WATCHING YOU
Copyright © 2003 by Mary Burton
Penerbit Oak Tree
Alih Bahasa : Martha Widjaja
Desain Sampul : Marcel A.W.
Cetakan I : Juni 2010 ; 495 hlm
Rate : 2,5

Lindsay O’Neill adalah pendiri salah satu ‘rumah-singgah’ bagi wanita terlantar dan teraniaya. Sebagai salah satu jaringan rahasia yang membantu kaum wanita yang mengalami kekerasan serta siksaan fisik maupun mental, tugas tersebut menuntut waktu serta perhatiannya hampir selama 24 jam penuh. Namun ia membaktikan hidupnya untuk menyelamatkan jiwa serta keselamatan wanita-wanita ini tanpa memperdulikan kehidupan pribadinya. Hingga suatu saat, seseorang mengambil inisiatif untuk menjadi “Sang Penjaga” bagi kehidupan serta keselamatan Lindsay. Sosok asing ini melakukan tindakan yang dianggap merupakan suatu kebenaran – atas nama wanita ini. Dan dimulailah serangkaian pembunuhan keji yang disertai dengan mutilasi tangan bagian kiri korban, sebagai tanda persembahan kepada Lindsay.

Pembunuhan pertama diawali dengan meletakkan korban – seorang pengacara terkenal sebagai pembela gembong narkotika dan penjahat kelas kakap, di halaman belakang ‘rumah-singgah’ tersebut. Detektif bagian pembunuhan yang menangani kasus itu adalah Zack Kier – yang juga suami Lindsay sebelum mereka berpisah selama 1 tahun. Tiada yang mengetahui secara jelas mengapa pasangan ini dulu berpisah. Keduanya saling mencintai, tetapi masa lalu Lindsay serta tuntutan pekerjaan Zack sebagai detektif yang menyamar, membuat keduanya saling menjauh dan tersakiti satu sama lain. Kini setelah keduanya berhasil menata kembali kehidupan pribadi yang porak-poranda, rangkaian pembunuhan mengerikan membawa mereka berhadapan dengan rahasia kelam yang selama ini dihindari. 


[ source ]
Lindsay O’Neill bukanlah seperti yang selama ini dikenal oleh rekan serta sahabatnya. Dulu ia bernama Lindsay Hines – putri tunggal pasangan Hines yang terlihat bahagia dan harmonis, namun kehidupan pribadi mereka penuh dengan kengerian. Sang ayah suka menyiksa dan memukuli istri maupun putrinya selama bertahun-tahun. Dan puncaknya Lindsay yang baru berusia 18 tahun, menemukan sang ibu tewas dalam kondisi menyeramkan, dipukuli oleh sang ayah yang kemudian melakukan bunuh diri. Gadis ini mengalami trauma berat, tanpa sanak dan keluarga yang mampu merawat, ia akhirnya melarikan diri dari panti asuhan, dan lenyap tanpa jejak, mengganti seluruh identitasnya, memulai hidup baru. Hingga ia bertemu dan jatuh cinta pada Zack, dan mempercayakan hidup serta rahasia masa lalunya, untuk kemudian dikhianati – memberikan luka baru dalam hatinya.

Namun kini, Zack yang telah berubah sepeninggalan Lindsay, merasa bersalah atas kelakuannya, menemukan jalan untuk meraih kembali wanita yang dicintainya, dengan berusaha menjaga dan menemukan siapa sosok yang melakukan teror terhadap wanita itu. Anehnya, korban-korban berikutnya adalah orang-orang yang telah menyakiti Lindsay secara fisik maupun ketenangan jiwanya. Tampaknya “Sang Penjaga” mengetahui masa lalu Lindsay – namun siapakah gerangan manusia yang berhubungan erat antara masa lalu dan masa kini Lindsay ? Hanya ada 2 orang yang mengetahui keterkaitan tersebut : Lindsay dan Zack. Berbagai petunjuk justru mengarah pada hal-hal yang membingungkan pihak kepolisian, bahkan semua petunjuk seakan-akan mengarah pada satu orang tersangka : Lindsay O’Neill sendiri !!

[ source ]
Tema dan kisah yang berkaitan dengan KDRT dan organisasi bawah tanah yang berjuang membantu pelarian, persembunyian hingga pemberian identitas baru bagi para korban, merupakan tema yang menarik untuk disimak lebih lanjut. Dimulai dengan adegan brutal serta misteri yang menyelubungi serangkaian pembunuhan, serta hubungan yang kompleks antar para tokoh-tokoh terkait, maka dapat kukatakan kisah ini menjanjikan ‘premise’ yang bagus. Namun menjelang pertengahan hingga mendekati ending, entah mengapa kisah ini seakan-akan mengalami ‘pemotongan’ adegan serta hal-hal yang seharusnya mampu memberikan penjelasan lebih terhadap ide serta plot rumit yang telah terpapar di awal kisah.

Alih-alih, permulaan yang disusun sedemikian rumit, justru diselesaikan dengan cara yang terbilang sangat mudah – bahkan sebelum ending, diriku sudah dapat menebak dan mengetahui alur kisahnya. Pemaparan hubungan antar karakter juga terbilang ‘dangkal’ padahal dengan misteri yang sudah diberikan di awal kisah, seharusnya bisa dibuat jauh lebih menarik dari segi psikologis. Dibandingkan karya serta tema serupa dari penulis Karen Rose yang jauh lebih menantang dan menimbulkan rasa penasaran, maka kisah MB yang pertama kubaca ini hanya dapat kuberi komentar : “it’s was ok” – sungguh sayang, padahal awalnya sangat bagus L

[ more about the author and her books, visit at here : Mary Burton Site’s ]

Best Regards,
* Hobby Buku *

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...