About Me

My photo

Bookaholic | Movies Addic | Love Travelling | Culinary Foodie | Book Blogging | Likes Music & Dance Performance

Translate

Tuesday, June 10, 2014

Books "BLACK HILLS"

Books “BLACK HILLS”
Judul Asli : BLACK HILLS
by Nora Roberts
Copyright © 2009 by Nora Roberts
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : Justine R. TedjaSukmana
Editor : Devi Chyntia & Bayu Anangga
Desain sampul : Marcel A.W.
Cetakan I : Mei 2014 ; 584 hlm ; ISBN 978-602-03-0502-8
Rate : 3 of 5 (actual rate : 2 )

Copper Sullivan baru berusia 11 tahun kala ia pertama kali menginjakkan kaki di peternakan kakek-neneknya di pedalaman Dakota Selatan. Bocah yang seumur hidup tinggal dan dibesarkan di kota besar, terbiasa dengan kemudahan, kenyamanan dan fasilitas super mewah, harus menyesuaikan diri selama liburan musim panas, karena kedua orang tuanya sedang ‘berlibur’ keluar negeri dalam rangka rekonsiliasi pernikahan mereka yang terancam perceraian. Kehidupan dan suasana peternakan yang sederhana, serta ketiadaan fasilitas dan kemudahan, awalnya menjadi sumber kesenangan Coop, hingga akhirnya ia menyerah pada kasih sayang dan disiplin yang diterapkan oleh kakek-neneknya, sesuatu yang tak pernah ia dapatkan dari kedua orang tuanya.



Faktor lain mengapa Coop semakin betah tinggal dipeternakan, karena keberadaan Lilian ‘Lil’ Chance, gadis seusianya, tetangga terdekat peternakan keluarga mereka. Gadis yang lincah dan periang, serta menyukai aktifitas luar, segera saja menularkan semangat serta antusiasme kepada bocah yang awalnya murung dan menutup diri. Persahabatan unik yang terjalin antar mereka, berjalan hingga keduanya harus berpisah karena masa liburan Coop telah usai. Namun hubungan dan komunikasi antar kedua terus berlanjut hingga masing-masing beranjak dewasa, dan Coop cukup sering kembali pada beberapa kesempatan liburan di peternakan, menjenguk dua orang yang ia kasihi, terutama setelah kedua orang tuanya resmi bercerai, dan tentu saja untuk bertemu dengan Lil.

Pemuda dari keluarga kaya raya yang manja, segera berubah menjadi pria yang memilih jalan hidupnya sendiri, menentang kehendak ayahnya yang otoriter, meski ia harus bergulat dengan masalah keuangan, semenjak sang ayah menutup ‘sumber-dana’ sebagai hukuman karena putra tunggalnya berontak melawan perintahnya. Sedangkan gadis cilik yang selalu menyukai kehidupan di alam bebas, dan memilih menetap selamanya di kota kecil, justru menimba ilmu dan melanglang-buana ke segala penjuru dunia, dan kembali menjadi pakar yang mendirikan suaka margasatwa di kota kelahirannya, wilayah Black Hills peninggalan bangsa Indian. Persahabatan antara Lil dan Coop yang sangat erat hingga keduanya saling jatuh hati, hanya terjalin selama beberapa saat, dimana akhirnya keduanya berpisah dalam kondisi yang cukup menyakitkan.

Bertahun-tahun kemudian, Lil telah mencapai puncak karir dan berhasil membuat suaka margasatwanya berjalan dan berkembang dengan pesat. Kemudian muncul serangkaian peristiwa yang mengingatkan akan peristiwa yang terjadi beberapa tahun silam, kala sepasang remaja menemukan sosok mayat tak dikenal di kawasan Black Hills. Sepasang remaja yang kemudian menempuh jalan hidup yang berbeda, kini harus menghadapi bayangan masa lalu yang bukan saja melibatkan mereka secara pribadi melainkan juga menyebabkan masa depan mereka terancam bahaya besar. Dari gangguan yang diduga sekedar perbuatan para pengunjung yang iseng, suakamargasatwa Lil mendadak diteror oleh pembunuh berdarah dingin.

Lil yang telah terbiasa mengurus sendiri semua hambatan dan kesulitan sepanjang perjalanan hidupnya beberapa tahun terakhir, kini terpaksa menerima bantuan dari sosok yang berusaha ia lupakan. Cooper Sullivan telah kembali ke Black Hills untuk membantu kedua orang yang dikasihinya, kakek serta neneknya, meninggalkan pekerjaannya selaku penegak keadilan serta detektif swasta, menetap di kawasan yang jauh dari kota besar. Tanpa pernah diduga, wilayah yang selama ini aman dan tenteram, kini diusik oleh sosok misterius yang meneror kehidupan masyarakat di kawasan tersebut. Cooper tak bisa meninggalkan keinginan untuk ‘ikut-campur’ dalam penyelidikan dan usaha menangkap sang pelaku, apalagi saat korban sasaran yang terlihat adalah sosok yang senantiasa berada di dalam hati serta benaknya.

Kisah sepanjang 500 halaman lebih ini seharusnya menjanjikan petualangan yang mengasyikan, terlebih dengan mengangkat tema sert latar belakang alam liar dengan hewan-hewan eksotis yang dirawat serta dijaga dalam suakamargasatwa. Bahkan kala disinggung tentang sejarah warisan bangsa Indian, diriku semakin antusias dalam menelaah halaman demi halaman hingga akhir kisah. Sungguh diluar dugaan, kisah ini berjalan sangat berbelit-belit dan diakhiri dengan penyelesaian yang sangat mengecewakan. Seakan-akan, penulis yang sudah terkenal akan keahliannya dalam meramu sebuah drama-suspense yang menegangkan serta kompleks ini, mengalami kebingungan dalam proses menyusun alur kisah serta ide-idenya, bahkan ‘diputus’ begitu saja dengan akhir yang sama sekali tidak berkaitan dengan tema awal kisah ini. Secara keseluruhan kisah ini cukup bernilai 2 bintang, kuberikan 3 bintang karena ide serta kisah-kisah pendahuluan ‘sebenarnya’ cukup menarik untuk disimak lebih lanjut.

Note : bahkan untuk penggemar romance, kisah ini berjalan sangat-datar, tanpa ada gejolak emosi atau perkembangan karakter lebih dalam, mengingat ini merupakan kisah sepanjang 500 halaman, alih-alih berkesan seperti kisah sepanjang 200 halaman : singkat-datar-membingungkan dan sangat tidak memuaskan ‘dahaga’ pembaca setia NR (-__-)

[ more about this author & related works, just check at here : Nora Roberts | on Goodreads | on Wikipedia | on IMDb ]

~ This Post are include in 2014 Reading Challenge ~
101th Book in TBRR Pile

Best Regards,

Hobby Buku

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...