About Me

My photo

Bookaholic | Movies Addic | Love Travelling | Culinary Foodie | Book Blogging | Likes Music & Dance Performance

Translate

Saturday, June 28, 2014

Books "C IS FOR CORPSE"

Books “CINTA, PERSELINGKUHAN, DAN KEMATIAN BOBBY”
Judul Asli : “C” IS FOR CORPSE
[ book 3 of A KINSEY MILLHONE Series ]
Copyright © 1986 by Sue Grafton
Penerbit Dastan Books
Alih Bahasa : Ahmad Fauzi
Editor : Sylfentri
Desain Sampul : www.expertoha.com | photographer © Galyna Andrushko ; Trinette Reed
Cetakan I : November 2009 ; 320 hlm ; ISBN 978-979-3972-82-4
Rate : 3.5 of 5

Kinsey sedang menjalani cuti dari pekerjaannya sebagai detektif swasta, kala kesehatan fisiknya harus segera dipulihkan setelah terluka cukup parah akibat serangan pelaku kejahatan pada kasus terakhir yang ia tangani. Di Santa Teresa Fitness, dimana ia rutin berlatih untuk terapi fisiknya, ia berjumpa dengan Bobby Callahan – pemuda tampan yang berusia 23 tahun, korban kecelakaan fatal yang nyaris merenggut nyawanya. Namun Bobby yakin bahwa hal tersebut bukanlah kecelakaan biasa, melainkan percobaan pembunuhan terhadap dirinya. Peristiwa yang diduga merupakan kesalahan Bobby akibat mengemudi dalam keadaan mabuk, dibantah olehnya dan kepada Kinsey ia mengungkapkan keinginan untuk menyewa jasanya, guna menyingkap kebenaran peristiwa tersebut. Sahabat Bobby, Rick tewas seketika dalam peristiwa tersebut, Bobby berhasil diselamatkan meski koma selama berhari-hari. Ketika ia akhirnya sadar, dirinya dalam keadaan cacat dan lumpuh, bahkan ingatannya tidak bekerja sebagaimana mestinya.



Kinsey tergerak untuk membantu Bobby, terutama setelah ia melihat perjuangan Bobby selama terapi fisik mengatasi cacat serta kelumpuhan yang menyiksa dirinya. Kala ia memulai penyelidikan dengan menemui pihak-pihak terdekat, dalam hal ini keluarga, kerabat serta kenalan Bobby, lingkungan pergaulan sosial serta hubungan yang penuh dengan skandal mulai menunjukkan kerumitan penggalian masa lalu Bobby, apalagi dengan kondisi ingatan Bobby yang hampir sebagian besar hilang. Dan menambah kerumitan kasus yang baru saja ia mulai, tiga hari setelah Bobby secara resmi menyewa jasa Kinsey, bocah tersebut tewas dalam kecelakaan mobil, yang sekali lagi diduga merupakan kecelakaan semata. Kinsey tidak menyukai rangkaian ‘kebetulan’ yang muncul dihadapannya. Bertolak-belakang dengan fakta bahwa orang yang menyewa jasanya kini telah tiada, Kinsey bertekad meneruskan penyelidikan demi menegakkan keadilan bagi Bobby, yang ia yakini telah menyimpan ‘rahasia’ yang tak bisa ia ingat, menyangkut kejahatan orang lain – orang yang bisa jadi pelaku pembunuhan terhadap diri Bobby.

Kasus yang ditangani oleh Kinsey kali ini cukup menggugah rasa penasaran, terlebih karena sang klien meninggal sebelum kasus tersebut terungkap dan Kinsey harus memilih menghentikan penyelidikan (karena tiada yang membiayai pekerjaannya) atau ia meneruskan misi menegakkan keadilan yang menjadi prinsip hidupnya. Yang tak kalah menarik, penulis mulai ‘sedikit’ mengungkap latar belakang Kinsey yang serba misterius, walau masih belum jelas mengapa ia memilih hidup menyendiri selain adanya trauma masa lalu menyangkut keluarganya. Hal menarik lainnya, hubungan antara Kinsey dan Henry Pitts – pemilik apartemen dimana Kinsey tinggal, pria berusia 80 tahun yang biasanya menjadi mentor dan tempat curahan hati, kini terlibat aksi penipuan seorang wanita yang memperdaya Henry dengan alasan ‘cinta’ – lumayan seru membayangkan Kinsey bersekutu dengan Rosie – pemilik rumah makan yang nyentrik, untuk melenyapkan pengaruh wanita tersebut atas diri Henry.

Dan untuk karakter Bobby yang muncul secara singkat di awal kisah, juga meninggalkan kesan yang cukup dalam, bagaimana pemuda yang tampak sempurna dan memiliki segalanya, ternyata memiliki kehidupan gelap dan justru pada saat-saat akhir ia berjuang mengembalikan kehidupan yang ‘dirusak’ oleh sang pembunuh, kemudian akhirnya tewas pada percobaan kedua kalinya. Meski demikian justru kematian Bobby yang menggerakan nurani Kinsey untuk bergerak maju, dan juga membuatku lebih menghargai ‘pengungkapan’ sisi manusiawi dan emosi yang muncul sepanjang kisah ini. Satu-satunya hal yang masih kurasa kurang, hanya kisah ini berlangsung cukup ‘pendek’ – walau tidak terlalu mengecewakan, tetap saja diriku berharap kisah kasus ini berlangsung ‘sedikit’ lebih panjang (^_^) ... hal ini juga membuatku penasaran untuk mengetahui lebih lanjut perkembangan Kinsey. But then again, this translation edition “stop” at the thirth installment of this series, so where I’m (should) searching and reads all the sequels ?

[ more about this author & related works, just check at here : Sue Grafton | on Goodreads | on Wikipedia | on IMDb | at Facebook ]

~ This Post are include in 2014 Reading Challenge ~
109th Book in TBRR Pile

Best Regards,

Hobby Buku

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...