About Me

My photo

Bookaholic | Movies Addic | Love Travelling | Culinary Foodie | Book Blogging | Likes Music & Dance Performance

Translate

Thursday, August 13, 2015

Books "THE DAY YOU DIED"

Books “KAU SUDAH MATI !”
Judul Asli : THE DAY YOU DIED
Original title “Vuurgeest” copyright © by Jack Lance, 2012 (www.jacklance.com)
Penerbit Bhuana Sastra (imprint of Penerbit BIP)
Alih Bahasa : Kiki Sidharta Taha
Editor : Deesis Edith Mesiani & Denis Agung
Re-Desain sampul : Yanyan Wijaya
Cetakan I : Januari 2015 ; 464 hlm ; ISBN 978-602-249-765-3
Harga Normal : Rp. 69.000,-
Rate : 4 of 5

Jason Evans tampak sebagai pria biasa yang menjalani kehidupan normal sebagai seorang suami dan pekerja yang ulet. Tidak ada gejolak atau hal-hal yang menonjol dari dirinya maupun rutinitas kehidupannya, dan ia cukup bahagia dengan kondisi tersebut. Hingga suatu hari muncul sebuah kiriman aneh berupa foto makam batu dengan tulisan : Kau sudah mati. Beranggapan bahwa hal itu sekedar lelucon yang sama sekali tidak lucu dari salah satu kenalannya, Jason tidak ambil pusing akan kiriman tersebut. Kemudian kiriman kedua masih berupa foto makam dengan pesan yang tidak kalah anehnya. Jason mulai gelisah, apalagi mimpi-mimpi buruk yang pernah membayangi masa kanak-kanak, kini kembali muncul setelah sekian lama menghilang.


Mimpi buruk yang senantiasa serupa, bagaimana ia merasa terjebak dalam lingkaran api, yang pada akhirnya membuatnya ‘tewas’ – telah membuat Jason harus menjalani terapi khusus untuk para penderita ‘pyrophobia’ (ketakutan atau phobia akan api) nyaris sepanjang hidupnya. Keluarga dan orang tuanya tidak ada yang mampu menolongnya, walau mereka sangat mengasihi Jason. Hingga ia bertemu dengan Kayla, yang kini menjadi istrinya dan menjalani kehidupan rumah tangga yang harmonis, mimpi-mimpi tersebut lenyap, membuat Jason percaya bahwa dirinya telah sembuh. Kini semua yang menjadi monster dalam hati Jason, kembali satu demi satu. Dan saat kiriman foto ketiga muncul di kediamannya, Jason tahu ada bahaya yang mengintai dirinya.

Saat pertama kali mengetahui kisah ini diterbitkan edisi terjemahannya, antusias dan rasa penasaran membayangi benakku. Jack Lance adalah nama pena penulis asal Belanda yang terkenal berkat novel ini, mengangkat tema seputar ‘pyrophobia’ dalam ramuan kisah thriller suspense yang lumayan  menegangkan. Melalui karakter Jason Evans, pembaca akan digiring melalui mimpi-mimpi buruknya, tentang rasa ngeri dan takut akibat terperangkap dalam api yang berkobar-kobar. Dari awal hingga akhir, selubung misteri serta teka-teki membuatku penasaran untuk segera memperoleh jawaban atas rentetan tanda tanya yang muncul sepanjang kisah ini ...

Bagaimana Jason bisa mengalami hal yang jelas-jelas menimbulkan proses ‘traumatik’ walau penggalian masa kanak-kanak serta terapi intensif dengan psikiater tidak memberikan jawaban ? Mengapa kasus tewasnya paman terdekat akibat bunuh diri merupakan awal dari rangkaian teror yang terjadi pada diri Jason ? Dan pertanyaan terbesar, siapa gerangan yang menginginkan kematian Jason Evans ? Bersama Jason, pembaca diajak menelusuri jejak sosok di balik layar yang menganggap Jason seharusnya sudah mati bertahun-tahun silam. Walau alur yang terjadi lumayan lambat, dan pada beberapa bagian pembaca diajak mengikuti kilas-balik kenangan masa lalu Jason yang tidak teratur, mirip kepingan puzzle yang harus disusun satu demi satu, cukup mengundang kesabaran sekaligus ketelitian untuk menyimak detil-detil kisah ini, secara keseluruhan ini merupakan kisah misteri berbalur suspense dengan bumbu supranatural yang unik.

Tentang Penulis :
Jack Lance adalah pseudonim Ron Puyn – penulis asal Belanda yang mendedikasikan diri menulis novel misteri dan suspense thriller. Hak cipta karyanya telah terjual di 13 negara dan telah diterbitkan oleh sekitar 25 negara dari penjuru dunia. Novel yang memiliki judul asli ‘Pyrophobia’ ini telah terjual lebih dari 100.000 eksemplar di kawasan Belanda dan Belgia, sedangkan edisi bahasa Jerman juga terjual puluhan ribu ekspemplar.

Gaya penulisan dan ciri khas novel Jack Lance bisa dikatakan merupakan kombinasi antara novel Stephen King dan Dean Koontz : memiliki alur cepat, mencekam dan mudah dipahami pembaca. Beliau juga dijuluki sebagai ‘Stephen King versi Belanda’ – terutama karena karakter-karakter unik yang diciptakan dipadu dengan unsur supernatural dan paranormal melalui hasil riset secara intensif.
Jack Lance telah mengeluarkan tiga novel melalui 13 penerbit di dunia. Dua di antaranya, Pyrophobia dan Zone Trilogy juga telah dibeli oleh penerbit Inggris dan Amerika. Sedangkan novelnya yang berjudul Tikken telah diadaptasi menjadi film pendek oleh sutradara Belanda, Robin Peeters. Novelanya yang berjudul Night Eyes juga telah diadaptasi oleh Hollywood dengan judul serupa sebagai film durasi 90 menit. Empat novel terbarunya akan terbit pada tahun 2015 dan 2016.

"Jack Lance''s introduction" 



[ more about the author & related works, just check at here : Jack Lance | on Goodreads ]

Best Regards,

@HobbyBuku

1 comment:

  1. Sering lihat buku ini di toko buku tapi nggak tertarik buat baca sinopsisnya karena covernya kurang menarik, hehe. Ternyata seru juga ceritanya kalau membaca review ini. Kapan-kapan pengen baca deh.

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...