About Me

My photo

Bookaholic | Movies Addic | Love Travelling | Culinary Foodie | Book Blogging | Likes Music & Dance Performance

Translate

Monday, June 24, 2013

Books "3rd DEGREE"

Books “HARI KETIGA”
Judul Asli : 3rd DEGREE
[ book 3 of Women’s Murder Club ]
By James Patterson & Andrew Gross
Copyright © 2004 by James Patterson
Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : B. Sendra Tanuwidjaja
Cetakan ke-01 : Juli 2011 ; 416 hlm
Cover by Marcel A.W.        
Rate : 5 of 5

Awal kisah dibuka dengan adegan yang nyaris merenggut nyawa Lindsay Boxer, saat ia sedang melakukan joging bersama Sweet Martha – anjing kesayangannya, ketika sebuah vila mewah meledak secara tiba-tiba. Kejadian yang terjadi sangat cepat, Lindsay berhasil masuk dalam reruntuhan yang terbakar dan menyelamatkan seorang bocah laki-laki, namun tidak demikian dengan anggota keluarga Lighttower lainnya yang tewas seketika dalam ledakan. Penyelidikan yang dilakukan menunjukkan bawah sebuah bom sengaja dipasang, beserta temuan ‘surat-pernyataan’ yang ditanda-tangani oleh August Spies yang mengaku bertanggung jawab atas peristiwa tersebut. Yang lebih menakutkan, peristiwa itu dinyatakan sebagai awal dari perbuatan yang akan diambil jika pihak berwenang tidak mengabulkan permintaan sang pelaku.



Letnan Lindsay Boxer harus melakukan penyelidikan dan menemukan jawaban sebelum sang pelaku kembali dengan aksi terbarunya. Antara berusaha menemukan bayi keluarga Lightower berusia 6 bulan, yang menghilang saat terjadi ledakan, ia juga disibukkan dengan Chief Traccio, pimpinan baru, pengganti Chief Mercer yang tidak memiliki visi sama dengan pendahulunya. Bahkan Lindsay harus menerima kenyataan ketika ada perwakilan dari pemerintah yang mengambil-alih penyelidikan yang dilakukannya. Pria tampan dan menarik bernama Joseph ‘Joe’ P. Molinari, Pejabat Deputi Direktur Departemen Keamanan Dalam Negeri, yang bertanggung jawab atas keamanan pertemuan global para pemimpin dan pelaku ekonom dunia G-8 di San Fransisko. Terbentur pada ketidak-sukaan karena perilaku pejabat pemerintah yang suka mencampuri jalannya penyelidikan kepolisian lokal, Lindsay menadapti dirinya tertarik sekaligus penasaran pada sosok Joe Molinari yang ternyat bukan tipikal pejabat pemerintah yang ‘bermain’ sesuai aturan politikus. Dalam proses kerjasama penyelidikan yang mereka lakukan, baik Lindsay maupun Joe mendapati mereka cocok satu sama lain.

Di tengah kesibukan dan berburu waktu dengan August Spies yang setiap saat ‘mengirim’ berita berupa pernyataan maupun tuntutan melalui wakil yang mereka pilih, tidak lain Cindy Thomas – wartawan kriminal Chronicle yang sedang menanjak karirnya, sekaligus sahabat Lindsay, terjadi peristiwa lain yang melibatkan para anggota Women’s Murder Club ke sebuah misi khusus. Misi yang melibatkan nasib Jill Bernhardt – asisten jaksa wilayah San Fransisko yangtangguh dalam menumpas para pelaku kejahatan, ternyata memiliki rahasia kelam dalam kehidupan pribadinya. Jill yang menderita hingga suka ‘melukai’ dirinya semasa muda, berhasil pulih dan menikah dengan seorang pria yang tampak sempurna, namun suka melakukan siksaan secara mental yang berlanjut pada kekerasan fisik. Jill menyalahkan dirinya sendiri dengan alasan keguguran yang ia alami kedua kalinya, yang nyaris menewaskan dirinya ketika sibuk menangani kasus pembunuhan polisi kulit hitam di kasus sebelumnya.

Tanpa disengaja Lindsay melihat bekas-bekas memar yang mencurigakan pada tubuh Jill, yang akhirnya membuka ‘kotak-pandora’ yang selama ini disembunyikan oleh Jill, terutama karena perasaan malu bahwa kehidupannya tidak tampak sempurna seperti penampilan luar keluarga mereka. Di saat Lindsay semakin dekat dengan menemukan jejak sang pelaku, dan Cindy Thomas memperoleh serangkaian surel dari August Spies, Jill harus menguatkan diri serta mental untuk melawan sang suami, dan Claire disibukkan dengan ancaman bahaya serangan oleh August Spies menggunakan racun sebagai wabah di lingkungan padat penduduk, tiada yang menyangka tindakan berani yang dilakukan oleh August Spies, berupa serangan mematikan ke dalam sarang lawan. Tanpa sanggup mengetahui dan mempersiapkan diri, para anggota Women’s Murder Club harus menerima kenyataan pahit bahwa nyawa mereka menjadi incaran sebagai korban berikutnya. 

Buku ketiga ini meskipun cukup tipis tapi penuh adegan aksi yang seru, konflik dan intrik serta sosok pelaku yang misterius, latar belakang yang semakin lama semakin penuh dengan misteri yang mengundang tanda tanya, benar-benar mampu membuat emosi naik-turun. Dengan memainkan konflik serta serangan dari musuh yang tak terlihat, dikombinasi permainan karakter pada masing-masing tokoh utama, bagaikan diserang badai tiada henti, mendorong diriku mengikuti alur kisah yang cepat dan tanpa terasa sudah menjelang akhir kisahnya, masih harus berhadapan dengan ending yang ‘twisted’ penuh kejutan sekaligus sangat menyentuh. Dan sekali lagi sungguh penasaran habis bagaimana kelanjutan kisahnya di buku ke-4 ...duh, lumayan capek harus marathon begini, tapi sekaligus sangat memuaskan (^-^)

~ 2007 TV Series - Women's Murder Club ~
Tentang Penulis :
James B. Patterson, lahir pada tanggal 22 Maret 1947, adalah penulis asal Amerika yang secara serius menggeluti dunia penulisan setelah ia pensiun dari pekerjaan di dunia periklanan pada tahun 1996. Karyanya yang paling terkena adalah serial thrillernya dengan tokoh Alex Cross – mantan psikolog forensik yang pernah bekerja di Departemen Kepolisian Washington, D.C. dan sebagai agen FBI, menjadikannya serial detektif terpopuler selama 10 tahun ini. Selama 33 tahun ini beliau telah menghasilkan 71 novel yang hanpir sebagian besar masuk dalam kategori bestseller.

Semakin bertambah usia, beliau justru semakin produktif dalam menghasilkan berbagai karya tulis. Bahkan proyeknya termasuk membuat novel hasil kolaborasi dengan berbagai penulis lain, diantaranya Maxine Paetro, Andrew Gross, Peter De Jonge. Kecintaan serta perhatian terhadap dunia buku, membuatnya mendirikan The James Patterson Page Turner Awards di tahun 2005 yang bertujuan mendanai berbagai kegiatan pada sekolah, perpustakaan, perusahaan, maupun yayasan yang memiliki tujuan sama : berbagi kesenangan dan kegemaran membaca sejak dini di mana saja. Program ini dihentikan sementara pada tahun 2008 untuk lebih fokus pada proyek baru bernama ReadKiddoRead.com yang membantu para orang tua, para guru dan pustakawan untuk memberikan pilihan bacaan terbaik dan bermutu bagi anak-anak. 

~ James Patterson & Andrew Gross ~
Andrew Gross, lahir di New York pada tahun 1952, merupakan salah satu penulis novel dengan genre thriller suspense yang masuk jajaran bestseller versi New York Times. Sebagian besar karyanya merupakan kolaborasi dengan James Patterson terutama untuk seri Women’s Murder Club dimulai pada buku kedua dan ketiga, disusul dengan novel The Jester, Lifeguard, Judge and Jury. Setelah melakukan rangkaian kolaborasi tersebut, di tahun 2006 beliau memutuskan menulis karya sendiri yang menuai nominasi penghargaan Thriller of the Year dari The International Thriller Writers Association di tahun 2007. Untuk mengetahui lebih lengkap tentang beliau, silahkan berkunjung ke : Andrew Gross | on Wikipedia.

[ more about the author, books, adaptations and related works, check on here : James Patterson (USA) | James Patterson (UK) | on Wikipedia | on IMDb | Women’s Murder Club | Movie Adaptation ( 2007 TV Series ) ]

Best Regards,

Hobby Buku

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...