About Me

My photo

Bookaholic | Movies Addic | Love Travelling | Culinary Foodie | Book Blogging | Likes Music & Dance Performance

Translate

Monday, June 10, 2013

Books "CAT & MOUSE"

Books “KUCING & TIKUS”
Judul Asli : CAT & MOUSE
[ book 4 of Alex Cross Series ]
By James Patterson
Copyright © 1997 by James Patterson
Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : B. Sendra Tanuwidjaja
Cover by Eduard Iwan Mangopang
Cetakan ke-01 : Agustus 2000 ; 488 hlm
Rate : 4 of 5

Alex Cross berusaha memulihkan kehidupan pribadinya. Guncangan yang dialami saat menangani kasus pembunuhan Presiden Amerika Serikat yang berakhir pada tewasnya para tersangka sebelum terungkap misteri di balik konspirasi yang melibatkan CIA serta mata-mata, memberikan tanda tanya besar akan misteri yang entah kapan bisa terungkap. Sementara penangkapan pembunuh Truth School berakhir dengan sangat tragis, kematian bocah yang sakit jiwa serta korban terakhir : suami Christine Johnson. Rasa duka dan kehilangan mendekatkan Alex dan Christine, dimana lembaran baru dimulai. Alex hanya ingin menjalani keseharian hidupnya dengan tenang dan bahagia bersama orang-orang yang ia kasihi. Ia cukup muak dengan permainan politik dan para psikopat yang tak henti-hentinya membuat kacau dunia. Permasalahannya, apakah mereka bersedia berhenti ‘bermain’ demi ketenangan Alex Cross ?



Ketenangan yang dialaminya tak berlangsung lama ketika lagi-lagi Kyle Craig dari FBI mengusik Alex Cross untuk membantu menangani pembunuh berantai yang dijuluki Mr. Smith yang telah merambah dunia internasioanl dengan memakan korban di berbagai negara. Cara pembunuhan yang dilakukan sangat tidak manusiawi dengan menyiksa sedikit demi sedikit serta memutilasi korbannya dalam keadaan hidup-hidup. Namun tiada satu pun petunjuk nyata tentang keberadaan Mr. Smith, karena yang pernah melihat sosoknya adalah para korbannya yang tak pernah hidup untuk bercerita.

Sementara itu Gary Soneji telah menanti kesempatan sekian lama untuk membalas dendam kepada Alex Cross. Dan kini ia kembali mengunjungi ‘sahabat-lamanya’ dengan rencana yang sangat brilian. Dimulai dengan serangkaian penembakan massal di stasiun kereta api bawah tanah yang terpadat dan paling ramai di setiap kota-kota besar. Gary mengajak Alex bermain kejar-kejaran ala ‘kucing dan tikus’ dan Alex harus berburu dengan waktu untuk menebak dimana gerangan Gary akan beraksi kemudian  sebelum jatuh korban-korban baru. Alex harus menelusuri kembali jejak awal Gary sebelum ia melarikan diri dari tahanan dan menghilang. Dan ini membawanya kepada keluarga Gary Murphy, dimana ia menemukan sang istri dibunuh dan dipenggal bersama anjing keluarganya, sedangkan putri Gary mengalami trauma mengerikan saat melihat pembunuhan brutal di hadapannya.

“Ia tidak merasa apa pun terhadap mereka. Tidak cinta, tidak benci, tidak juga kasihan. Ia tidak mengedut, mengernyit, bahkan berkedip pun tidak. Tidak ada yang bisa menghentikan Gary Soneji sekarang. Tidak ada jalan untuk membatalkan.”
Alex berusaha menemukan jawaban, mengapa setelah sekian lama menghilang, kini Gary muncul dan melakukan konfrontasi secara terbuka. Ia melakukan tindakan-tindakan yang cukup ekstrem bahkan beresiko tinggi, pembunuhan demi pembunuhan terjadi tanpa pandang bulu atau alasan yang cukup jelas. Dan ketika akhirnya penyelidikan pada jejak langkah-langkah Gary membawa Alex pada pertemuan rekan satu sel semasa ia ditahan sebelum melarikan diri, Alex sadar bahwa Gary memiliki alasan kuat untuk melakukan tindakan balas dendam tanpa henti : ia dalam kondisi sekarat, dan ini membuatnya jauh lebih berbahaya karena maut dan kematian bukan penghalang bagi Gary Soneji. Dan Gary tidak akan pergi sebelum ‘membayar-hutang’ kepada setiap orang yang membuatnya menderita. Yaitu rekan satu penjara yang menularkan penyakit mematikan serta Alex Cross yang memasukan dirinya dalam penjara terkutuk.

[ source ]
Kisah ini sangat menegangkan dengan pengejaran tiada henti serta langkah-langkah tak terduga dari sosok Gary Soneji. Ia telah tertangkap, ditahan, namun berhasil melarikan diri, dikejar, tenggelam di lautan, kemudian muncul kembali dan melakukan teror yang lebih mengerikan. Dan kali ini Gary Soneji melakukan aksi habis-habisan. Penembakan, pemenggalan, hingga permainan dengan bom api yang berakibat fatal pada dirinya sendiri. Namun pada akhirnya ketika semua pihak beranggapan ‘permainan’ telah usai, ia muncul kembali guna menyelesaikan misinya : menghabisi keluarga Alex Cross satu demi satu. Dan suatu malam, seusai pesta perayaan besar, semua pihak pulang dengan rasa lega dan bahagia, ketenangan terusik dengan pembunuhan brutal yang menimpa keluarga Cross. Alex Cross sekarat dan tak sadarkan diri. Kyle Craig terpaksa memanggil bala-bantuan guna menangkap sang pelaku : Gary Soneji yang sekali lagi bangkit dari kematian. Agen Khusus Thomas Pierce dari Behavioral Science Unit yang sedang menangani kasus Mr. Smith dipanggil untuk menangkap pembunuh Alex Cross. Mampukah ia menuntaskan kasus ini sebelum Mr. Smith kembali beraksi pada korban berikutnya ?
“Aku bukan alien ! Tak adakah di antara kalian yang mengerti ? Aku manusia. Aku sempurna sepenuhnya. Aku sama seperti dirimu. __ Namun ia adalah sosok psikopat berdarah dingin dengan kecerdasan di atas rata-rata. Dapatkah kau menentukan siapa yang menjadi kucing dan siapa yang menjadi tikus, jika keduanya merupakan sosok yang sama ?”
Tentang Penulis :
James B. Patterson, lahir pada tanggal 22 Maret 1947, adalah penulis asal Amerika yang secara serius menggeluti dunia penulisan setelah ia pensiun dari pekerjaan di dunia periklanan pada tahun 1996. Karyanya yang paling terkena adalah serial thrillernya dengan tokoh Alex Cross – mantan psikolog forensik yang pernah bekerja di Departemen Kepolisian Washington, D.C. dan sebagai agen FBI, menjadikannya serial detektif terpopuler selama 10 tahun ini. Selama 33 tahun ini beliau telah menghasilkan 71 novel yang hanpir sebagian besar masuk dalam kategori bestseller.

Semakin bertambah usia, beliau justru semakin produktif dalam menghasilkan berbagai karya tulis. Bahkan proyeknya termasuk membuat novel hasil kolaborasi dengan berbagai penulis lain, diantaranya Maxine Paetro, Andrew Gross, Peter De Jonge. Kecintaan serta perhatian terhadap dunia buku, membuatnya mendirikan The James Patterson Page Turner Awards di tahun 2005 yang bertujuan mendanai berbagai kegiatan pada sekolah, perpustakaan, perusahaan, maupun yayasan yang memiliki tujuan sama : berbagi kesenangan dan kegemaran membaca sejak dini di mana saja. Program ini dihentikan sementara pada tahun 2008 untuk lebih fokus pada proyek baru bernama ReadKiddoRead.com yang membantu para orang tua, para guru dan pustakawan untuk memberikan pilihan bacaan terbaik dan bermutu bagi anak-anak. 

[ more about the author, books, adaptations and related works, check on here : James Patterson (USA) | James Patterson (UK) | on Wikipedia | on IMDb ]

Best Regards,

Hobby Buku

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...