About Me

My photo

Bookaholic | Movies Addic | Love Travelling | Culinary Foodie | Book Blogging | Likes Music & Dance Performance

Translate

Wednesday, August 14, 2013

Books "THE NIGHT BEFORE"

Judul Asli : THE NIGHT BEFORE
[ book 1 of Savannah Series | book of Lisa Jackson’s Series ]
Copyright © 2003 by Susan Lisa Jackson
Penerbit Dastan Books
Alih Bahasa : Khairi Rumantati
Editor : Uki Dimas Gemawan
Desain Sampul :  m_shuzue@yahoo.com | © photographer : Powel Kohout Carl Coffman
Cetakan I : Februari 2011 ; 528 hlm
Rate : 3 of 5

Kisah dibuka dengan adegan pembunuhan dan penyiksaan pada diri Josh Bandeaux – pria tampan dan menarik yang memiliki reputasi sebagai pria yang suka mempermainkan wanita, egois, narsistik,  menghambur-hamburkan kekayaan dan merebut apa pun yang ia inginkan. Korban yang populer dengan sedemikian banyaknya pihak yang tak menyukai dan memusuhinya, membuat pihak berwajib kesulitan dalam menentukan daftar tersangka. Namun bagi Detektif Pierce Reed dan partnernya Sylvie Morrisette, tersangka utama adalah Caitlyn Montgomery Bandeaux – istri korban yang sedang dalam proses perceraian serta sengketa pengadilan akibat kematian putri tunggal mereka.



Kondisi Caitlyn yang dalam kondisi depresi berat serta diduga mengalami gangguan jiwa akibat kematian putrinya, serta tiadanya alibi pada saat kematian Josh, menjadi alasan utama kecurigaan Detektif Reed. Namun tidak ada bukti-buktim kuat yang bisa mendukung kasus ini untuk dibawa ke pengadilan. Apalagi Caitlyn adalah anggota keluarga Montgomery yang terkenal sepanjang sejarah Savannah. Bukan saja kekuasaan dan kekayaan keluarga mereka yang sangat besar, tetapi mereka juga terkenal akan sejarah keluarga yang unik dan menimbulkan keingin-tahuan. Sejarah kelam akan kematian tidak wajar anggota keluarga mereka satu demi satu, ditambah dengan skandal seks serta perselingkuhan antar anggota keluarga, memberikan simbol ‘ketidak-seimbangan’ jiwa, emosi serta mental pada masing-masing anggota Montgomery, demikian pula pada diri Caitlyn.

Sementara itu, digambarkan kehidupan pribadi Caitlyn yang membuat pembaca turut menduga ketidak-beresan dalam benak wanita ini. Mulai dari aneka halusinasi, disertai hilangnya ingatan selama beberapa waktu pada beberapa peristiwa setelah terbangun dalam kondisi yang aneh. Caitlyn yang harus melakukan terapi khusus dan mulai mencapai kondisi pemulihan, kemudian dihadapkan pada mimpi-mimpi aneh akan peristiwa yang ia tak pernah ingat dialami, terbangun dengan memori yang terhapus, dimana berdasarkan kesaksian ia melakukan pertemuan dengan beberapa orang yang kemudian ditemukan tewas terbunuh. Secara gamblang, posisi Caitlyn mudah sekali ditetapkan sebagai tersangka utama yang menderita gangguan jiwa serta kepribadian ganda.

Terus terang, tema permainan akan kepribadian ganda  dan hubungan antar pasien dengan psikiaternya ini bukanlah sesuatu yang baru. Mulai dari kisah ‘The Color of The Night’ ; ‘Primal Fear’ ;  ‘Final Analysist’ ; dst-nya, menyajikan daya tarik tersendiri akan penanganan manusia dalam mengatasi konflik pada penderita gangguan kejiwaan. Sejauh ini, Lisa Jackson acapkali memunculkan tema ‘gangguan jiwa serta emosional’ sebagai dasar kisahnya, disertai konflik dan intrik yang kompleks, menjanjikan kisah yang menarik untuk disimak lebih lanjut. Hanya sayangnya, hal ini tak dapat kurasakan dalam kisah ini. Alurnya yang berjalan sangat lambat, penggambaran akan pergulatan dalam benak Caitlyn yang berkepanjangan bahkan berkesan diulang-ulang, membuatku cukup bosan dan akhirnya harus ‘skip’ sebagian besar kisahnya karena ‘pengulangan’ demi ‘pengulangan’ hal yang sebenarnya sudah cukup jelas.

Kehadiran sosok Adam Hunt sebagai mantan suami Rebecca Wade – psikiater Caitlyn yang menghilang tanpa jejak, seharusnya mampu menarik perhatian lebih, namun perannya harus ‘berebut’ dengan karakter Pierce Reed sebagai detektif yang anehnya, tak bisa segera mengambil keputusan untuk menuntaskan penyelidikan. Sungguh sayang, karena ide awal serta tema yang diberikan cukup menarik dengan adanya keterlibatan keluarga Montgomery yang unik, dan sekali lagi sayangnya kurang diungkap secara lebih dalam untuk penggalian karakternya. Maka kuberikan 3 bintang untuk ide serta konsepnya (jika berdasarkan nilai kepuasan, sebenarnya 2 bintang sudah cukup memadai).

[ more about the author & related works, just check at here : Lisa Jackson | on Goodreads | on Wikipedia ]

Best Regards,

* Hobby Buku * 

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...