About Me

My photo

Bookaholic | Movies Addic | Love Travelling | Culinary Foodie | Book Blogging | Likes Music & Dance Performance

Translate

Friday, September 27, 2013

Books "REUNION IN DEATH"

Books “REUNI DALAM KEMATIAN”
Judul Asli : REUNION IN DEATH
[ book 14 of IN DEATH Series ]
by J.D. Robb
Copyright © 2002 by Nora Roberts
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : Sisilia Kinanti G.
Desain Sampul : Marcel A.W.
Cetakan I : Agustus 2012 ; 512 hlm ; ISBN 978-979-22-8740-0
Rate : 5 of 5

Kasus terakhir yang berhasil ditangani oleh Letnan Eve Dallas, membawanya pada kenangan pahit sekaligus mengerikan yang membuatnya mengingat akan detail-detail masa lalu yang membuatnya trauma serta hilang ingatan semenjak usia 8 tahun. Eve Dallas – wanita yang terlahir sebagai sosok baru pada usia tersebut, karena ia tak mampu mengingat nama, tempat tinggal atau keterangan akan identitas dirinya. Ia ditemukan oleh polisi yang sangat ramah dan baik hati, dibawa ke rumah sakit dalam kondisi terlantar, kekurangan nutrisi, luka-luka akibat siksaan fisik serta trauma akibat perkosaan brutal berulang-ulang.



Kini Eve yakin bahwa dirinya telah melakukan pembunuhan pada usia 8 tahun, tepat sebelum ia ditemukan oleh polisi. Yang dibunuhnya adalah pria kejam yang dipanggilnya ayah, yang selalu membawanya berkeliling dari satu kota ke kota lain, mengurung dan menyiksa dirinya. Hingga ia berhasil ‘membunuh’ pria itu dengan sebilah pisau sebelum akhirnya melarikan diri. Kemudian kasus yang muncul di hadapannya, benar-benar sebuah awalan dari bangkitnya masa silam Eve Dallas. Pembunuhan terhadap pria-pria setengah baya yang sukses dalam bisnis maupun kehidupan rumah tangga, dengan cara meracuni mereka. Sang pelaku mudah dikenali semenjak korban pertama jatuh, karena ia sama sekali tidak menyembunyikan aksinya.

Namun untuk menangkap sang pelaku, ini masalah yang cukup rumit karena ia sangat cerdik sekaligus licin untuk terperangkap dalam jebakan pihak berwajib. Pelaku bernama Julia Dockport / Dunne – pelaku kejahatan sepuluh tahun silam yang berhasil dijebloskan dalam tahanan, dan Eve sebagai polisi muda turut serta dalam proses tersebut. Julia dikenai hukuman 20 tahun, namun berhasil lolos dan keluar lebih cepat, untuk menyelesaikan urusannya dengan dunia luar, terutama membalas perlakuan Eve terhadap dirinya. Julia Dunne mengaku mengalami trauma masa lalu akibat pelecahan seksual yang dilakukan oleh ayah tirinya, yang membuatnya mencari korban-korban pria setengah baya untuk dirayu kemudian dibunuh secara keji.

Wanita yang selalu tampil menarik serta mampu menunjukkan sosok tak bersalah, tak bisa mengelabui pandangan Eve, meski ia tak mengetahui duduk permasalahan sebenarnya. Untuk mengetahui dan mengungkap siapa sebenarnya Julia Dunne, maka Eve harus melacak ke masa lalu wanita itu ke kota Dallas, Texas, dimana ayah tiri Julia masih hidup dan menetap di peternakan setelah berpisah dengan istrinya. Dan ini sangat berat bagi Eve, karena ia juga harus menghadapi ‘hantu-masa-lalu’ yang ia tinggalkan semenjak memutuskan untuk menetap di New York City. Nama Eve Dallas – diberikan pada gadis cilik yang trauma dan hilang ingatan di kota Dallas, dimana kini ingatan Eve membawanya pada peristiwa terakhir dimana ia bertemu dan ‘membunuh’ ayahnya.

Ini salah satu kisah dalam seri In Death yang mengguncang sekaligus berkesan bagi diriku. Adegan demi adegan perjuangan Eve serta Roarke yang bersikeras mendampingi wanita yang menjadi belahan hatinya. Eve dan Roarke – dua pribadi dan tumbuh dari kondisi tercabik-cabik secara mental dan fisik akibat siksaan keluarga mereka masing-masing, tumbuh dengan mengandalkan insting dan kekuatan mental untuk bangkit melawan musuh-musuh yang menggerogoti benak mereka. Keduanya mengalami luka trauma masa lalu yang tak bisa tertutup dengan mudah, luka yang menganga lebar, yang menyatukan kekuatan serta kelemahan masing-masing menjadi satu kesatuan. Keduanya tumbuh tanpa kasih sayang yang cukup, namun pada akhirnya memilih jalur yang sama sekali berbeda dengan pengalaman pribadi masing-masing, dengan mendedikasikan waktu untuk menolong dan membantu orang-orang yang tersiksa dan tertindas.

“Kita berasal dari orang-orang berperilaku kasar. Kita punya itu dalam diri kita. Bedanya, kita tidak membebaskannya kapan pun kita menginginkannya pada siapa pun yang kebetulan ada di dekat kita. Ada sesuatu dalam diri kita yang mencegah hal itu, yang membuat kita waras. Kita tidak seperti mereka. Apa pun yang mereka lakukan pada kita, mereka tidak bisa membentuk kita seperti mereka. Kita membentuk diri kita sendiri. Sekarang kurasa kita membentuk satu sama lain.” [ p. 314 – 315 ]
Note : sebagai tambahan yang tak kalah memikat, hubungan antara Delia Peabody dan Ian McNab semakin membaik, ditambah dengan kejutan kedatangan Sam dan Phoebe Peabody – orangtua Delia ke New York City. Kedua sosok manusia penganut Free-Agers (semacam kombinasi antara kaum Amish dan hippies menurut pendapatku), yang memiliki kekuatan empati cukup kuat untuk membantu orang lain atau sekedar mempengaruhi seseorang hingga tak mampu menolak permintaan mereka – yang dibuktikan ketika Eve tak bisa menolak ketika Phoebe ‘menyarankan’ untuk berkunjung di kediaman pasangan Roarke-Eve, hingga Roarke sendiri yang ‘mendadak’ menyarankan keduanya menginap selama di New York City (membuat Eve blingsatan namun tak berdaya untuk menolak apalagi mengusir mereka).

Tentang Penulis :
Eleanor Marie Robertson yang dikenal sebagai Nora Roberts, lahir pada tanggal 10 Oktober 1950 di Silver Spring, Maryland, merupakan penulis asal Amerika dengan novel romance yang telah mencapai lebih dari 209 judul, sebagian besar dari karyanya senantiasa berada dalam daftar bestseller internasional. Berbagai penghargaan atas karya-karya turut melambungkan namanya sebagai penulis, tidak membuat karya-karya terhenti, justu ia semakin giat dalam berbagai kegiatan yang berhubungan dengan dunia tulis-menulis. Ia juga turut berperan sebagai salah satu pendukung setia dalam kegiatan RWA (Romance Writers of America),  hingga memperoleh perhatian khusus, yang menempatkan namanya dalam daftar organisasi Hall of Fame. Pada puncaknya, ia  memenangkan “the 19th  RWA’s RITA Awards” pada tahun 2006, sebuah penghargaan tertinggi bagi penulis romance.

Selain menulis novel-novel romance, beliau juga menulis kisah romance dengan menggunakan setting masa depan ala sci-fi novel, serial Eve Dallas dengan nama pena JD Robb, yang ternyata juga mendulang kesuksesan yang tidak kalah dengan novel-novel lainnya. TIME Magazine bahkan memasukan namanya dalam daftar “100 Most Influential Peole in 2007” dan Nora Roberts satu-satunya penulis yang masuk dalam daftar tersebut, selain penulis lain bernama David Mitchell. Kesuksesan berbagai novelnya, mengundang perhatian media lain, sehingga pada tahun 2007 Lifetime Television memberikan kontrak untuk membuat seri TV Movies dari novel-novelnya, seperti Angel’s Fall, Montana Sky, Northern Lights, Midnight Bayou, High Noon, Tribute dan tentu saja Carolina Moon yang dibintangi aktris Claire Forlani, Oliver Hudson, dan Jacqueline Bisset.

[ more about the author, books and adaptations, just check on here : JD Robb’s Site | In Death Series | Nora Roberts | on Wikipedia | on IMDb ]

Best Regards,

* Hobby Buku * 

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...