About Me

My photo

Bookaholic | Movies Addic | Love Travelling | Culinary Foodie | Book Blogging | Likes Music & Dance Performance

Translate

Friday, January 31, 2014

Books "SONS OF FORTUNE"

Books “PUTRA TAKDIR”
Judul Asli : SONS OF FORTUNE
Copyright © Jeffrey Archer, 2003
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : Hidayat Saleh
Desain Sampul : Marcel A.W.
Cetakan I : Juli 2007 ; 576 hlm ; ISBN
Rate : 3.5 of 5

~ WARNING SPOILER ALERT ~

Pada tanggal 11 Mei 1949, bertempat di Rumah Sakit St. Patrick, Hartford, Connecticut, terjadi sebuah peristiwa penting yang akan mempengaruhi kehidupan banyak orang. Pasangan Michael dan Susan Cartwright bersyukur atas kelahiran putra kembar mereka : Nathaniel dan Peter Cartwright, yang dibantu kelahirannya dengan selamat oleh Dr. Kenneth Greenwood. Pada waktu bersamaan, beliau juga menangani kasus kelahiran yang lebih rumit pada pasangan Robert dan Ruth Davenport. Ruth Davenport merupakan pasien penting, bukan saja karena ia menjabat sebagai kepala direksi yayasan RS. St. Patrick, tetapi juga sejarah kesehatannya yang telah mengalami dua kali keguguran. Ketika akhirnya ia berhasil melahirkan seorang bayi dengan selamat, kebahagiaan melanda pasangan ini, atas kelahiran Fletcher Andrew.

Keesokan paginya, Miss Heather Nichol – calon pengasuh yang sengaja dipilih oleh pasangan Davenport, mendapati bayi Fletcher Andrew telah tiada dalam kondisi biru, tak bernafas. Dalam keadaan kalut, Heather Nichol melakukan perbuatan yang dianggap sebagai jalan terbaik, ia menukar bayi yang telah tiada dengan seorang bayi yang lebih sehat. Tiada seorang pun yang mengetahui peristiwa ini, dan semua berjalan dengan lancar tanpa seorang pun menaruh curiga akan insiden tersebut. Semuanya, kecuali Dr. Greenwood yang menaruh kecurigaan pada laporan akan meninggalnya bayi Peter Cartwright yang dalam kondisi sehat wal’afiat pada saat kelahirannya. Tanpa adanya bukti nyata, beliau hanya bisa mengawasi sosok yang ia curigai memiliki andil pada peristiwa tersebut : Heather Nichol.



Maka kedua bayi yang berhubungan darah tersebut, pulang bersama pasangan orang tua masing-masing. Demi keamanan, Miss Heather Nichol memastikan dalam perkembangan kedua bersaudara itu, agar baik mereka maupun kedua pasangan Cartwright dan Davenport, tidak pernah berhubungan apalagi bertemu muka. Seiring dengan perkembangan waktu, Dr. Greenwood yang menaruh kecurigaan, akhirnya wafat pada usia lanjut, dan rahasia tersebut kini berada dalam genggaman sang pengasuh. Nathaniel Cartwright, dibesarkan dalam keluarga yang berkecukupan, menjalani pendidikan di Taft Hight School, dimana ia bertemu dengan Tom Russell – putra bankir Russell yang terkenal di Hartford, dan keduanya segera menjadi sahabat karib hingga beranjak dewasa. Di sekolah ini pula, mereka bertemu dengan Ralph Elliot – sosok yang senantiasa menjadi rival dan penghalang sepanjang kehidupan mereka.

Di sisi lain, Fletcher Andrew / Peter Cartwright yang dibesarkan dalam kalangan keluarga berada, memasuki Hotchiss High School yang terkenal prestisius. Di sinilah ia menjalin persahabatan dengan James ‘Jimmy’ Bates – putra Senator Harry dan Martha Bates. Melalui hubungan persahabatannya serta pengaruh sang Senator, Fletcher menjalani kehidupan serta masa depan yang cerah, terutama ketika ia bertemu dengan Annie – adik Jimmy, gadis yang langsung diyakini oleh Fletcher sebagai wanita yang kelak akan dinikahinya. Karir, pendidikan dan kehidupan Fletcher Andrew bagaikan bintang cemerlang semenjak masa sekolah hingga ia beranjak dewasa, tanpa mengetahui kebenaran akan asal usulnya. Apalagi antara dirinya dan Nathaniel Cartwright, terpisah oleh wilayah, pergaulan serta status yang berbeda.

Persinggungan pertama antar keduanya, muncul ketika acara pemilihan Presiden di sekolah masing-masing. Ketika keduanya mencalonkan diri dan menjalani kampanye, debat serta propaganda, kemenangan mutlak seharusnya jatuh ke tangan Nathaniel yang didampingi Tom Russell, namun akibat perbuatan Ralph Elliot yang mencurangi surat suara, akhirnya pasangan Fletcher dan Jimmy yang memperoleh kemenangan. Kekalahan dalam bidang politik membuat Nathaniel mencurahkan perhatiannya pada penyelesaian studinya. Dalam sebuah kelas drama, ia bertemu dengan Rebecca Armitage yang menawan hatinya. Namun hubungan mereka tak bisa berlanjut karena Rebecca hamil akibat perbuatan Ralph dan menolak lamaran Nathaniel. Halangan dari Ralph tidak berhenti sampai disana, ia bahkan sengaja mengirim makalah karya Nathaniel yang dirubah menjadi namanya dalam proses penerimaan Yale University.

Penyelidikan akan kasus tersebut akan berbuntut panjang, dan Nathaniel tidak memiliki keinginan memperpanjang kecurangan Ralph, sehingga akhirnya ia memutuskan untuk mendaftar di universitas lain. Namun belum semuanya dilakukan, Nathaniel mendapati dirinya memperoleh panggilan dinas militer untuk berangkat perang di Vietnam. Sementara Nathaniel harus berjuang dalam peperangan di negera lain, Fletcher Andrew beruntung karena berhasil menghindar dari panggilan militer, dan meneruskan studi di Fakultas Hukum Yale. Lulus dengan predikat sangat memuaskan, menikah dengan Annie Bates, dan menerima penawaran kerja dari biro hukum prestisius Alexander, Dupont & Bell. Sedangkan Nathaniel akhirnya kembali sebagai pahlawan perang dan sempat meneruskan pendidikan di Harvard Business School, dimana ia bertemu dengan Su Ling yang kemudian menjadi istrinya.

Lulus dari Harvard, ia langsung ditawari pekerjaan sebagai pialang saham di New York. Namun di saat karirnya mulai melonjak pesat, timbul krisis yang berbuntut pada pelimpahan kesalahan pada Nathaniel seorang, yang harus menanggung kerugian dan kerusakan nama baiknya, hingga semua kenalannya menolak untuk memberikan bantuan. Di saat kemalangan merundung Nathaniel, sebuah panggilan muncul sebagai penyelamat. Bankir Russel memanggilnya pulang ke Hartfort untuk menempati posisi sebagai wakil direktur Russel’s Bank, mendampingi putranya, Tom Russel  sebagai direktur. Dua sahabat yang sempat berpisah akhirnya kembali bersatu sebagai tim kerja yang solid, dan Russel’s Bank berkembang menjadi bank yang besar dan terpercaya di kawasan Connecticutt.

Kesuksesan dan keberhasilan Nathaniel mengangkat Russel’s Bamk, mendapat sorotan beberapa pihak sehingga saat pemilihan calon Gubernur Connecticut, ia dinominasikan dan berhadapan dengan musuh lamanya, Ralph Elliot sebagai wakil partai lawan. Karir Fletcher Andrew di biro hukum tidak berlangsung lama, terutama setelah munculnya karyawan baru, Ralph Elliot – kemenakan partner senior biro hukum tersebut yang membuat aneka ulah merugikan perusahaan. Akhirnya ia memutuskan untuk keluar dan menggantikan posisi Senator Harry Bates yang memilih mundur dari pencalonan dengan alasan kesehatan yang semakin menurun. Maka perjalanan dua bersaudara ini kembali saling bersilang, kala Senator Fletcher Andrew Davenport dan Nathaniel Cartwright menjadi kandidat terkuat dari Partai Demokrat dan Partai Republik , memperebutkan posisi Gubernur Connecticut.

Di tengah konflik dan kesibukan kampanye, Ralph Elliot kembali membuat strategi licik untuk menjatuhkan pamor Nathaniel, dengan menyebar isu bahwa Su Ling – istri Nathaniel adalah imigran gelap karena hasil hubungan ibunya, seorang pelacur dengan tentara Amerika. Akibat isu skandal menghebohkan tersebut, Luke Cartwright – putra tunggal Nathaniel dan Su Ling, melakukan bunuh diri. Kematian putranya yang memiliki masa depan cemerlang, membuat Nathaniel gelap mata dan mendatangi kediaman Ralph guna menghajarnya habis-habisan. Keesokan harinya, masyarakat dikejutkan dengan berita penangkapan Nathaniel Cartwright atas pembunuhan Ralph Elliot atas kesaksian Rebecca Elliot – mantan kekasih Nathaniel di masa sekolah. Nasib Nathaniel berada di ujung tanduk, dan ia tahu, satu-satunya orang yang mampu membuktikan dirinya tak bersalah adalah lawan politiknya : Fletcher Andrew.

Senator Fletcher Andrew bukan hanya politisi handal, ia juga pengacara dan pembela hukum yang tangguh. Atas desakan istrinya Annie serta dukungan putrinya Lucy, ia akhirnya menerima kasus Nathaniel. Pembelaan Fletcher berakhir dengan pembuktian bahwa Nathaniel dijebak oleh sang korban sendiri, Ralph Elliot, yang telah menguasai istrinya dalam ketakutan dan teror akan keselamatan jiwanya, jika ia tak melakukan perintahnya, menjatuhkan Nathaniel sebagai tersangka pembunuhan. Putusan bebas tak bersalah atas persidangan Nathaniel mendapat sorotan publik dan rakyat kembali mendukungnya, terutama setelah tragedi kematian putranya. Namun Fletcher Andrew turut mendulang kesuksesan, simpati dan pujian, karena ia bersedia membela lawan politiknya hingga mencapai kebebasan. Akibatnya proses pemilihan suara berjalan dengan sangat meriah, karena kedekatan dua kandidat kuat sekaligus lawan politik.

Mendekati puncak acara, Flecher Andrew mengalami kecelakaan fatal yang membutuhkan segera dan dalam jumlah besar, tranfusi darah golongan AB negatif yang sangat jarang tersedia. Anehnya, Nathaniel memiliki golongan darah serupa, dan ketika menawarkan diri sebagai pendonor, dokter yang menangani kasus tersebut melihat sebuah kejanggalan dari peristiwa tersebut. Didorong rasa penasaran akan fenomena yang unik, sang dokter melakukan penyelidikan lebih jauh, dan penggalian pada arsip lama, membawanya pada catatan arsip tentang kelahiran dua bayi kembar pada tanggal 11 Mei 1949, disertai catatan tambahan tentang kecurigaan adanya peristiwa penukaran bayi oleh suster Heather Nichol, dan catatan tersebut ditanda tangani oleh almarhum Dr. Kenneth Greenwood. Bagaimana reaksi dua orang yang asing satu sama lain, kedekatan yang mulai terjalin dengan sebuah fakta bahwa mereka sebenarnya bersaudara kembar ?

[ more about the author and related works, just check at here : Jeffrey Archer | on Goodreads | on Wikipedia | on IMDb ]

~ This Post are include in 2014 Reading Challenge ~
11th Book in TBRR Pile

Best Regards,

Hobby Buku

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...