About Me

My photo

Bookaholic | Movies Addic | Love Travelling | Culinary Foodie | Book Blogging | Likes Music & Dance Performance

Translate

Monday, November 3, 2014

Books "GOLDEN BUDDHA"

Judul Asli : GOLDEN BUDDHA
[ book 1 of OREGON FILES Series ]
by Clive Cussler & Craig Dirgo
Copyright © 2003 by Sandecker, RLLLP
Penerbit Dastan Books
Alih Bahasa : Rizal Nova
Editor : Titis Wardhana
Desain sampul : www.expertoha.com | © photographer by Julien Grondin
Cetakan I : Oktober 2009 ; 404 hlm ; ISBN 978-979-3972-92-3
Rate : 4 of 5

Pada akhir bulan Maret 1959, sebuah peristiwa yang cukup mengguncang terjadi di belahan dunia tanpa diketahui oleh khalayak umum, tentang pengorbanan dan pelarian yang memakan korban ratusan jiwa demi mempertahankan keyakinan akan hak asasi serta kemerdekaan umat manusia. Masyarakat Tibet telah menjalani kehidupan yang damai dan tenang, berkat bimbingan Dalai Lama yang dianggap sebagai perwakilan dari Yang Kuasa. Wilayah Tibet sendiri cukup luas dengan mayoritas area pegunungan nan terjal dan curam. Namun bukan itu yang menjadi alasan kuat mengapa pemerintah Cina bersikeras membuat Tibet menjadi salah satu wilayah kekuasaannya. Sayangnya penduduk Tibet tidak bersedia menjadi taklukan Cina, dan Dalai Lama serta pengikutnya yang setia, berjuang untuk melakukan perlawanan sekuat tenaga. Hingga pada Maret 1959, pemerintah Cina akhirnya menurunkan kekuatan militer yang sangat besar untuk merubah Tibet menjadi bagian dari Cina.



Peristiwa tragis yang memakan korban sangat banyak itu menjadi salah satu catatan sejarah dunia. Namun tiada yang mengetahui bahwa Dalai Lama telah diungsikan dan disembunyikan demi kelangsungan masa depan Tibet menjelang perebutan kekuasaan dan pendudukan Cina. Berkat bantuan pemerintah Amerika melalui agen rahasia CIA, status Dalai Lama dirahasiakan hingga tiba waktunya untuk mengungkap keberadaannya. Bertahun-tahun kemudian, sang Dalai Lama mendapat ‘wangsit’ bahwa telah tiba waktunya untuk ia kembali ke Tibet dan memulihkan status serta kondisi bangsanya. Namun ada satu masalah besar yang menjadi titik berat yang bisa membantu posisi sang Dalai Lama untuk memimpin kembali bangsa Tibet dari kehancuran. Patung Suci Buddha Emas yang menjadi ikon kekuatan Tibet, hilang dan lenyap tanpa jejak, dicuri saat Dalai Lama dan pengikutnya dalam pelarian. Maka dibutuhkan orang-orang yang memiliki keahlian khusus untuk menemukan dan mengembalikan ikon tersebut kepada yang berhak : bangsa Tibet dalam pimpinan Dalai Lama.

Oregon adalah kapal yang cukup berat dengan penampilan tak terawat, berantakan dan tampak bagaikan rongsokan yang sewaktu-waktu akan hancur. Tiada yang mengetahui bahwa penampilan luar tersebut disengaja demi penyamaran, karena para awaknya bukanlah sekedar kelasi kelas rendah. Mereka dikenal sebagai Tim Korporasi di bawah pimpinan Juan Cabrillo, sebuah badan independen yang bersedia melakukan aneka tugas rahasia dengan sejumlah imbalan yang cukup besar. Walau berkesan bagai ‘pasukan bayaran’ setiap misi yang diterima oleh Juan tidak boleh melanggar atau membawa penderitaan bagi pihak yang tak bersalah. Bergerak di bawah ‘radar’ membuat kelompok ini mampu menembus aneka aturan dan undang-undang yang berlaku, demi terlaksananya misi yang diemban.

Kali ini, tugas terbaru mereka adalah menemukan kembali Buddha Emas dan mengembalikan kepada masyarakat Tibet, tepat pada saat Dalai Lama muncul di depan khalayak umum, mengumumkan pemulihan status Tibet sebagai bangsa dan negara yang merdeka, lepas dari cengkeraman Cina. Namun terlebih dahulu mereka harus menemukan patung Buddha Emas yang diketahui akan dilelang untuk kalangan kolektor tertentu. Sang pembeli adalah jenis ‘OKB’ yang tidak peduli nilai-nilai sejarah yang terkandung, kecuali menacri barang antik untuk meningkatkan prestisenya. Celakanya, pria yang bertugas sebagai ‘buyer’ ternyata memiliki niat untuk mengeruk keuntungan pribadi, dengan menukar patung tersebut dengan artefak buatan yang sengaja dipesan, dan menjual patung yang asli kepada saingan majikannya.

Kisah tentang Oregon dan awak kapalnya pernah muncul dalam seri NUMA saat Dirk Pitt membutuhkan bantuan yang bisa dilakukan dengan cepat melewati aneka hukum dan perundangan. Berbeda dengan NUMA yang lebih banyak bergerak untuk pemerintah, maka tokoh Juan Cabrillo – pria yang kehilangan sebelah kakinya dalam pertempuran, beserta awak kapal dan kru-nya yang siap menjalankan keahlian masing-masing untuk setiap misi yang diterima, sedikit banyak mengingatkan akan serial ‘Leverage’ (kelompok pencuri yang berbuat bagai Robin Hood, membantu mereka yang lemah dan tak berdaya) hingga action yang lumayan seru ala ‘Mission Imposible’ – melibatkan penyamaran, sulap, tehnologi canggih hingga kemampuan bela diri dan beradaptasi dengan berbagai situasi yang cukup ekstrim. Penggemar kisah action thriller dengan bumbu suspense dan fakta-fakta sejarah, ini adalah bacaan yang cocok untuk Anda (^_^)

[ more about this author and related works, just check at here : Clive Cussler | on Goodreads | on Wikipedia | on IMDb | Craig Dirgo | on Wikipedia ]

~ This Post are include in 2014 Reading Challenge ~
231th Book in TBRR Pile

Best Regards,

Hobby Buku

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...