About Me

My photo

Bookaholic | Movies Addic | Love Travelling | Culinary Foodie | Book Blogging | Likes Music & Dance Performance

Translate

Saturday, August 10, 2013

Books "SCREAM FOR ME"

Judul Asli : SCREAM FOR ME
[ book 8 of Karen Rose’s Series | book 2 of Daniel Vartanian Series ]
Copyright © 2008 by Karen Rose Hafer            
Penerbit Dastan Books
Alih Bahasa : Diana Anggraeni Santoso
Editor : Dimas Uki Gemawan
Desain Sampul :  m_shuzue@yahoo.com | © photographer : Pgaborphotos Cynthia A. Jones Reinhold68
Cetakan I : Juli 2011 , 564 hlm
Rate : 4 of 5

Dalam kisah sebelumnya, Daniel Vartanian terlibat dalam penyelidikan kasus pembunuhan yang menyeretnya hingga luar wilayah kekuasaannya sebagai Agen GBI (Georgia Biro Investigasi). Meski kasus yang ditangani oleh Detektif Vito Ciccotelli berhasil mengungkap dan membunuh sang pelaku, yang semula disangka telah tewas bertahun-tahun silam, bagi Daniel dan Susannah Vartanian, anggota keluarga yang masih tersisa, masih banyak hal yang belum terjawab dan terselesaikan. Terutama bagi Susannah, yang harus berhadapan kembali dengan teror yang mencekam dirinya semenjak kanak-kanak. Hubungan antara Daniel dan Susannah yang sempat terputus lama semenjaka Daniel meninggalkan keluarga mereka, kini berusaha diperbaiki terutama dari pihak Daniel, yang sangat menyesal karena tak mampu melindungi adiknya dari siksaan fisik dan mental yang mengakibatkan trauma sangat dalam.



Susannah sendiri memilih untuk (berusaha) melupakan kembali hal-hal mengerikan yang membayangi kehidupannya, ia bahkan memutuskan tak akan pernah kembali ke Georgia, jika saja bukan karena kasus hukum yang mengharuskannya hadir di tempat yang sangat ia benci. Daniel berusaha semampunya untuk memulihkan kepercayaan Susannah terhadap dirinya, namun ia juga disibukkan oleh tumpukan tugas yang harus ia selesaikan kala mengambil cuti khusus untuk melacak keberadaan kedua orang tua mereka yang semula dinyatakan menghilang. Dan di tengah kesibukan dan usahanya membagi waktu antara pekerjaan, kepentingan pribadi serta membantu Susannah, muncul masalah baru yang merupakan imbas dari kasus yang ia tangani dan berusaha untuk dilupakan.

Alex Tremaine, kembali ke Dutton, Georgia setelah 13 tahun kepindahannya ke Ohio. Jika dihadapkan pada pilihan, ia takkan pernah kembali ke kota yang selalu mengingatkan dirinya akan bayang-bayang teror dan luka dalam, semenjak kematian Alicia Tremaine – saudara kembarnya. Kini ia harus kembali untuk menemukan Bailey – adik tirinya yang menghilang tanpa jejak di Georgia. Kekhawatiran Alex semakin memuncak karena bertepatan dengan kedatangannya, muncul kasus pembunuhan wanita-wanita muda yang tewas dengan penanda serta ciri khas serupa, yang merujuk bahwa sang pelaku adalah orang yang sama. Alex yang semula hanya memiliki satu misi, menemukan Bailey dan membawanya keluar dari Georgia, mencari tahu tentang pembunuhan itu hanya untuk memastikan bahwa adiknya bukan salah satu korban. Antara rasa lega karena korban-korban yang ditemukan bukanlah Bailey, dan khawatir akan nasib adiknnya yang belum diketahui keberadaannya, harus bercampur dengan rasa penasaran sekaligus ngeri, karena para korban yang terbunuh, mengingatkan akan kondisi saat mayat Alicia ditemukan 13 tahun lalu.

Sementara itu Daniel yang berusaha mencari titik temu yang mampu memberikan kejelasan pada kasus yang ia tangani ini, menjadi lebih khawatir serta bingung saat menerima petunjuk dan informasi dari Alex Tremaine. Ini berarti sang pelaku pembunuhan beraksi kembali setelah 13 tahun berlalu. Namun yang lebih menjadi beban pikirannya, Daniel tahu bahwa sang pelaku seharusnya telah tewas dalam pengejaran yang ia lakukan bersama detektif Ciccotelli. Pelaku yang ia kenal semenjak kanak-kanak, dan dinyatakan tewas dalam sebuah kecelakaan semasa remaja, namun ternyata ‘hidup’ kembali dan melakukan serangkaian pembunuhan tiada henti, hingga ia, Daniel Vartanian, berhdapan langsung dengan sosok mayat pelaku yang diyakini telah tewas. Apakah berarti ia mampu ‘bangkit’ kembali dari kematian sekali lagi dan melakukan teror kembali di Georgia ? Dan sekaligus mengejar salah satu korban yang pernah selamat dari cengkeraman maut di masa lalu ? Apakah Alex Tremaine kembali ke Georgia hanya untuk mengantar nyawa dari kematian yang seharusnya menimpa dirinya 13 tahun lalu ?

Kisah ini semakin pelik dengan rangkaian kejadian yang menimbulkan rasa penasaran. Berbagai tanda tanya yang muncul pada buku pertama seri Daniel Vartanian (baca ‘Die For Me’) mulai terjawab satu demi satu, namun penulis memberikan tantangan lain dengan sajian rangkaian misteri yang terjalin bagaikan jaring laba-laba yang semakin lama semakin membesar. Perjalanan kisah yang membawa pembaca dalam kondisi ‘back-and-forward’ dari masa lalu hingga ke masa kini, membuat pembaca harus bersabar dengan mencari petunjuk pada detail-detail yang bermunculan bak potongan puzzle yang berceceran tanpa aturan khusus. Permainan ‘menebak’ dan ‘analisa’ psikologis, merupakan tema yang cukup kental, membuat pencinta kisah misteri seperti diriku tak mampu menolak untuk meneruskan langkah demi langkah dalam mengungkap tabir misteri serta jawaban yang harus digali dan dicari. Kali ini para karakter utama digambarkan sangat kuat, terutama melalui sisi kelemahan masing-masing, kontradiktif antar satu dengan lainnya, serta kekuatan yang akhirnya membuat mereka mampu menyelesaikan perjalanan panjang ‘membuang’ kegelapan dari kehidupan mereka. Can’t wait to continue on the next book ... o’yeaa, it’s still to be continue (^_^)

Tentang penulis :
Karen Rose adalah mantan guru SMA di bidang kimia & fisika, yang mendapat gelar sarjana tehnik kimia dari Universitas Maryland. Pada tahun 2005 - novelnya kedua berjudul “Have You Seen Her” masuk sebagai finalis penerima penghargaan RITA sedangkan novelnya ketiga, “I’m Watching You” menerima penghargaan RITA untuk kategori Best Romantic Suspense. “Nothing To Fear” yang merupakan novel keempat masuk nominasi sebagai finalis RITA pada tahun 2006 & dinominasikan sebagai Best Suspense oleh Romantic Times Magazine & Best Fiction oleh SIBA Book Award. Karen Rose kini tinggal di Florida bersama suami & anak mereka. Jika sedang tidak menulis, ia gemar melakukan traveling, karate & bermain ski.
Links Situs Resmi : www.karenrosebooks.com

Best Regards,
* Hobby Buku * 


No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...