About Me

My photo

Bookaholic | Movies Addic | Love Travelling | Culinary Foodie | Book Blogging | Likes Music & Dance Performance

Translate

Saturday, August 10, 2013

Books "DIE FOR ME"

Judul Asli : DIE FOR ME
[ book 7 of Karen Rose’s Series | book 1 of Daniel Vartanian Series ]
Copyright © 2007 by Karen Rose Hafer            
Penerbit Dastan Books
Alih Bahasa : Anggraini Novitasari
Editor : Titis Wardhana
Desain Sampul :  m_shuzue@yahoo.com | © photographer : Terri Henrickson Willem Dijkstra
Cetakan I : Agustus 2009 , 560 hlm
Rate : 3,5 of 5

Vito Ciccotelli – detektif divisi pembunuhan dari Kepolisian Philadelphia, dihadapkan sebuah kasus pembunuhan brutal yang cukup unik, dengan ditemukannya 9 mayat yang dimutilasi dan meninggalkan bekas-bekas penyiksaan yang sangat brutal. Penyelidikan kasus ini membawanya pada Dr. Sophie Johannsen – arkeolog yang merupakan pakar berkaitan dengan penelitian pada abad pertengahan, terutama alat-alat penyiksa abad pertengahan, yang diduga digunakan pada para korban tersebut. Vito yang harus bekerja keras memecahkan kasus pelik itu, harus berhadapan dengan wanita cantik dan mungil namun sangat keras kepala dan tak selalu bersedia mematuhi prosedur serta larangan Vito sebagai detektif senior. Antara kelelahan setelah menangani kasus teror dan pembunuhan yang menimpa adiknya, Tess Ciccotelli (baca ‘You Can’t Hide’), kini Vito harus memutar otak untuk menangani wanita yang diam-diam menimbulkan kesan tersendiri dalam hatinya, sekaligus selalu membuatnya jengkel.



Sophie Johannsen adalah seorang arkeolog dan ahli sejarah abad pertengahan yang memiliki penampilan cantik dan menarik. Penampialn fisiknya tersebut acapkali membuat orang salah duga menyangkut dirinya. Hanya segelintir pihak yang mengenal dirinya secara dekat, mengetahui bahwa wanita ini juga memiliki kecerdasan sekaligus semangat dan tekad tinggi untuk mencapai cita-citanya, menyangkut penelitian serta kegiatannya di museum. Melibatkan kaum muda-mudi dan menarik minat mereka untuk mendalami dunia arkeolog, ia juga memiliki bakat alami sebagai pemimpin sekaligus mentor. 

Tiada yang mengetahui bahwa wanita yang selalu tampil tegas dan disiplin tanpa pernah kehilangan keramahannya, menyimpan luka hati yang cukup dalam akibat perlakuan seseorang yang pernah menjadi tumpuan kasih serta kepercayaannya. Keberhasilan Sophie untuk keluar dari kemelut yang meruntuhkan kepercayaan dirinya, selalu mendapat cobaan tiada henti, terutama dari pihak-pihak yang iri hati dan tidak menyukai keberhasilannya.

Ditengah kesibukannya yang sangat padat, Sophie harus menjaga keutuhan dan kepercayaan anggota timnya yang dilanda isu seputar masa lalu Sophie, saat ia masih sangat muda dan naif untuk mempercayai pria yang akhirnya mengkhianatinya. Jenjang karir yang dilalui olehnya secara gigih dan susah payah, dicemooh oleh pihak-pihak tertentu dengan menyebarkan berita bahwa ia ‘bersedia-tidur’ dengan siapa saja demi keberhasilan tugasnya. Ketika Sophie belum tuntas dalam penyelesaian masalah serta konflik tersebut, muncul masalah baru dalam wujud Deteltif Vito Ciccotelli, yang kehadirannya mampu membuat Sophie gelisah tanpa sebab. 

Jika bukan karena permintaan Katherine Bauer – ibu Trish, sahabatnya semenjak kanak-kanak, yang sudah dianggap sebagai pengganti ibu kandungnya, sekaligus kepala ME (Medical Examiner) di Philadelphia. Sophie yang sudah kepalang basah terlibat dalam penyelidikan pembunuhan yang dilakukan secara metodis meniru proses ‘hukuman’ ala abad pertengahan, terjebak antara rasa penasaran serta ketakutan dalam menjadi gejolak hatinya saat berdampingan dengan Vito Ciccotelli. Dan tanpa sadar, mimpi-mimpi buruk yang berusaha ia lupakan, muncul kembali menghantui dirinya.

Kali ini sosok Vito Ciccotelli serta keluarga besarnya, muncul sebagai pemeran utama, dengan menghadirkan ‘pasangan’ yang tak kalah menarik, Sophie Johannsen, yang memiliki serangkaian rahasia kelam masa lalu yang mampu membuat ‘siapa saja’ menjadi gila karena tragedi tiada henti. Selain topik yang menyinggung sekelumit tentang hukuman serta siksaan ala abad pertengahan, kasus yang tampak sebagai hasil pembunuhan berantai, berlanjut pada pengungkapan serta konspirasi tentang keluarga besar dan terkenal di wilayah Georgia dan sekitarnya. Dan ini adalah awal kemunculan sosok Daniel Vartanian – Agen Penyelidik Khusus wilayah Georgia, yang semula hanya sekedar melihat kediaman orang tuanya, saat mereka dinyatakan ‘menghilang’ tanpa jejak.

Ayahnya, Arthur Vartanian adalah Hakim Agung dan terkenal memegang prinsip dan disiplin tinggi hingga dalam aturan keluarga mereka. Tiada yang mengetahui secara persis bahwa dibalik nama besar Vartanian, berbagai rahasia mengerikan disembunyikan demi nama baik keluarga.Penelusuran dan penyelidikan pribadi yang dilakukan oleh Daniel, membawanya kembali pada hal-hal yang berusaha ia lupakan dan menjadi penyebab mengapa ia ‘melarikan diri’ dan keluar dari lingkup keluarganya. Namun petunjuk serta bukti-bukti yang menakutkan, muncul satu demi satu, meninggalkan jejak korban-korban yang tewas atau disiksa selama bertahun-tahun. Hingga jalur penyelidikannya bersilang dan bertemu dengan kasus yang ditangani oleh Vito Ciccotelli.

Kisah ini benar-benar menunjukkan kepiawaian penulis dalam mengungkap kejahatan yang dilakukan oleh otak jenius sosok yang terlahir sebagai psikopat. Dibandingkan kisah-kisah sebelumnya, maka buku pertama yang menampilkan sosok Daniel Vartanian ini bisa dikatakan memiliki ‘nuansa’ serta ‘aura’ yang sangat kelam dan menakutkan. Disertai deskripsi serta detail-detail perjalanan ‘napak-tilas’ atau ‘rekonstruksi’ yang dilakukan oleh Daniel Vartanian, bagaikan memasuki labirin penuh gambaran mengerikan, yang secara acak tampil untuk disatukan menjadi sebuah gambaran utuh akan sosok monster yang bangkit dari kematian setelah sekian tahun lamanya terkubur. 

Jika Anda tak memiliki ‘kekuatan’ mental untuk mengikuti kisah yang cukup mencekam ini, ada baiknya kuberikan peringatan sekaligus masukan, bahwa meski kisah ini menuturkan benak seorang psikopat, namun juga dikisahkan perjuangan para korban yang selamat dalam mengatasi luka trauma yang membekas sepanjang hidup mereka, dan bagaimana mereka ‘keluar’ dari selubung kegelapan yang menyelimuti hati serta pikiran selama bertahu-tahun. Yang jelas, kisah ini tidak / belum berakhir, dan menimbulkan beberapa tanda tanya sepanjang perjalanan hingga halaman terakhir, untuk berlanjut pada buku berikutnya ...

Tentang penulis :
Karen Rose adalah mantan guru SMA di bidang kimia dan fisika, yang mendapat gelar sarjana tehnik kimia dari Universitas Maryland. Pada tahun 2005 - novelnya kedua berjudul “Have You Seen Her” masuk sebagai finalis penerima penghargaan RITA sedangkan novelnya ketiga, “I’m Watching You” menerima penghargaan RITA untuk kategori Best Romantic Suspense. “Nothing To Fear” yang merupakan novel keempat masuk nominasi sebagai finalis RITA pada tahun 2006 & dinominasikan sebagai Best Suspense oleh Romantic Times Magazine & Best Fiction oleh SIBA Book Award. Karen Rose kini tinggal di Florida bersama suami & anak mereka. Jika sedang tidak menulis, ia gemar melakukan traveling, karate dan bermain ski.
Links Situs Resmi : www.karenrosebooks.com

Best Regards,
* Hobby Buku * 



No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...