Translate

Monday, February 10, 2014

Books "THE BEEKEPER'S APPRENTICE"

Books “GADIS SHERLOCK HOLMES”
Judul Asli : THE BEEKEEPER’S APPRENTICE
[ book 1 of Mary Russell – Sherlock Holmes Series ]
Copyright © 1994 by Laurie R. King
Penerbit Qanita
Alih Bahasa : Ingrid Dwijani Nimpoeno
Editor : Prisca Primasari
Proofreader : Emi Kusmiati
Desain sampul : BLUEgarden
Cetakan I : Desember 2011 ; 428 hlm ; ISBN 978-602-8579-53-7
Rate : 4 of 5

Ini adalah kisah pertama yang mengawali perjalanan dua karakter yang unik, sosok detektif handal Sherlock Holmes yang berusia 54 tahun dan sedang menjalani kehidupan tenang (sekaligus membosankan) masa pensiunya di kawasan pedesaan Inggris, ketika ia bertemu dengan gadis remaja berusia 15 tahun, Mary Russell. Sherlok yang hampir tidak pernah memandang sebelah mata sosok seorang wanita, apalagi gadis remaja, dikejutkan oleh penemuan bahwa Mary Russell selain memiliki keberanian (sekaligus bisa dikatakan cukup blak-blakan akibat kebiasaan yang diperolehnya di Amerika) juga kecerdasan serta kejelian dalam mengamati segala sesuatu, terlepas dari usianya yang terbilang sangat muda.


Dari pertemuan pertama, berlanjut dengan janji untuk pertemuan berikutnya, dimulai dari rasa penasaran yang dirasakan oleh Sherlock, dan keinginan untuk ‘melarikan diri’ dari lingkungan kediamannya yang dikuasai oleh walinya – sang bibi yang dibenci oleh Mary, maka terjalinlah hubungan unik antara dua sosok yang berbeda generasi, untuk mendalami dan mempelajari hal-hal yang mengundang minat mereka berdua. Sherlock yang seumur hidup tak pernah tertarik untuk berbagi imu pengetahuan atau mengangkat seorang murid, tergugah untuk mencurahkan perhatian, mendidik dan membimbing gadis remaja yang memiliki kehausan untuk mengetahui segala sesuatu dengan ketajaman pikirannya.

Meski pada awal kisah, alur berjalan cukup lambat dan datar, dengan gaya penulisan yang bisa membuat pembaca cukup bosan (terutama jika tidak terbiasa dengan bacaan klasik), mendekati pertengahan hingga akhir, kisah ini memberikan sajian misteri dipadu dengan problematika serta analisa psikologis serta pemaparan detil sejarah yang sangat menarik. Dituturkan dengan gaya penulisan semi jurnal dimana sosok Mary Russell berperan sebagai narator sekaligus tokoh yang terlibat didalamnya, pembaca akan mengikuti perkembangan masing-masing karakter melalui sudut pandang gadis remaja yang beranjak menjadi wanita dalam mengatasi kehidupan yang cukup berat.

Kemunculan karakter-karakter pendukung yang sudah dikenal oleh para Sherlockian, menambah marak nuansa kisah ini, mulai dari Mrs. Hudson yang keibuan dan penuh kasih sayang terhadap Sherlock Holmes (yang tetap susah diatur) hingga menjadi ibu pengganti Mary, gadis yang sebatang kara semenjak usia 14 tahun. Demikian pula Dr. John Watson yang hangat dan senantiasa perhatian, Mycroft Holmes yang misterius namun cekatan dalam menghadapi hal-hal pelik, hingga Inspektur Lestrade (putra Inspektur Lestrade yang dikenal oleh Sherlock semasa remaja).

Dari kasus pertama tentang Mr. Barker yang selalu mengalami ‘serangan’ penyakit aneh pada periode tertentu, kasus pencurian 4 potong daging ham dan wiski terbaik dari penginapan setempat, hingga penculikan putri Senator Amerika yang terkenal, dan permainan ala ‘kucing dan tikus’ ketika Sherlock dan Mary harus menghadapi sosok misterius yang mengincar nyawa mereka melalui serangkaian pembunuhan, yang memaksa mereka harus melarikan diri untuk sementara ke wilayah Palestina. Selain penjabaran dan proses analisa serta penyelidikan untuk memecahkan aneka misteri tersebut, perkembangan dari hubungan karakter Sherlock dan Mary merupakan salah satu hal yang membuat kisah ini unik dan menarik untuk disimak lebih jauh.

Pola pemikiran dan sudut pandang Mary Russell selaku narator dalam kisah ini, memberikan sesuatu yang berbeda sebagai sosok seorang wanita, yang terbelenggu antara keinginan untuk bebas mencapai impiannya dan kesetaraan, namun disisi lain ia juga dibingungkan oleh perubahan emosional yang dialaminya seiring perkembangan usia (serta hormon) yang terkadang bertolak-belakang dengan nalar atau logika. Keseriusan dari sudut pandang religius, sebagaimana keinginan Mary Russell untuk memperdalam pendidikan di bidang teologia, hal mana yang dianggap sesuatu yang tak berguna oleh Sherlock Holmes, serta permainan teori-teori Freud dalam pembincangan menyangkut dampak psikologis, anehnya justru mampu menyatukan segala perbedaan diantara Sherlock dan Mary.
“Sekawanan lebah tidak boleh dipandang sebagai satu spesies tunggal, melainkan sebagai kekuasaan tiga serangkai dengan tipe-tipe yang berhubungan. Masing-masing berfungsi secara eksklusif, tapi saling bergantung satu sama lain secara menyeluruh dan tak terjelaskan. Seekor lebah tunggal tidak bisa bertahan hidup jika terpisah dari kawanannya.” [ p. 220 ]
Trivia :
~ The Amazing Bee’s Life ~
Lebah merupakan mahluk hidup yang luar biasa, karena setiap hal yang diolah atau mengalami ‘sentuhannya’ akan bermanfaat bagi makhluk hidup lainnya. Mulai dari putik bunga yang terbawa oleh ‘kakinya’ – proses yang membantu penyerbukan di saat hinggap di kepala putik bunga lainnya, dan saat menghisap nektar yang manis, kemudian dirubah menjadi madu yang bergizi. Pembuatan sarang lebah yang bisa dikatakan menakjubkan dari segi arsitektural, dengan adanya pembagian bilik-bilik madu, bee pollen hingga royal jelly yang khusus dikonsumsi oleh sang lebah ratu. Perlindungan khusus dan pembuatan lilin lebah sebagai perlindungan terhadap sarang lebah, yang memiliki sifat antibodi alami bagi makhluk hidup lain. Keajaiban khusus yang tampak mustahil secara nalar dan logika, bahwa seekor lebah mampu terbang bermil-mil jauhnya, dengan membawa ‘bee pollen’ yang beratnya melebihi berat tubuhnya, sesuatu yang tidak sesuai dengan hukum aerodinamika. Para pakar ahli hingga kini hanya mampu membuktikan bahwa kekuatan tersebut berasal dari ‘kepakan sayap’ yang mampu dilakukan sebanyak 230 kali per detik – sesuatu yang sangat luar biasa.” ( dari berbagai sumber di wikipedia )


~ This Post are include in ~
2014 READING CHALLENGE
5th Book in What’s A Name Challenge
5th Book in Finding New Author Challenge
13th Book in TBRR Pile

Best Regards,

Hobby Buku

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...