Translate

Showing posts with label Alex Cross Series. Show all posts
Showing posts with label Alex Cross Series. Show all posts

Tuesday, September 10, 2013

Books "MARY MARY"

Judul Asli : MARY MARY
[ book 11 of ALEX CROSS Series ]
Copyright © 2005 by James Patterson
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : Barokah Ruziati
Desain Sampul : Eduard Iwan Mangopang
Cetakan I : Juli 2013 ; 456 hlm ; GM 402 0113 0100
Rate : 3 of 5 

Los Angeles diguncang dengan serangkaian pembunuhan yang mengincar para selibriti terkenal. Bukan hanya para korban yang menyebabkan kasus ini menjadi sorotan media serta masyarakat umum, tetapi cara yang digunakan oleh sang pembunuh yang menyebut dirinya sebagai Mary Smith, yang selalu mengirim berita melalui surel tentang para korbannya kepada pria bernama Arnold Griner – salah satu kolumnis berita hiburan di L.A. Times. 

Alex Cross yang karirnya menanjak semenjak kasus terakhir yang ditanganinya, yang juga mengawali tugas barunya sebagai salah satu Agen FBI, setelah memutuskan melepaskan diri dari tanggung jawabnya sebagai Detektif Pembunuhan Washington PD, guna memiliki waktu lebih bagi keluarganya, justru mendapati waktu pribadinya semakin ‘menyempit’ akibat beban kasus-kasus unik yang harus ia pecahkan. Dan saat ia sedang menjalani liburan bersama keluarganya di Disneyland, sebuah panggilan khusus dari pimpinan Biro, yang menyampaikan agar ia segera berangkat ke LA guna menuntaskan kasus pembunuhan Antonia Schifman – aktris pemenang Academy Award sekaligus teman dari Presiden. 

Monday, June 10, 2013

Books "ALONG CAME A SPIDER"

Books “JARING MAUT SI LABAH-LABAH”
Judul Asli : ALONG CAME A SPIDER
[ book 1 of Alex Cross Series ]
By James Patterson
Copyright © 1993 by James Patterson
Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : Diniarty Pandia
Cetakan ke-01 : Oktober 1997 ; 576 hlm
Rate : 4 of 5       

Washington Day School di Georgetown bukanlah sekedar sekolah biasa. Bukan hanya pada kurikulum dan para tenaga pengajar pilihan, tetapi juga karena para siswa ‘pilihan’ yang bersekolah di sana. Mulai dari putra-putri kalangan selebriti hingga para pejabat pemerintahan. Salah satu diantara 130 siswa yang mencoba berbaur pada saat itu adalah Maggie Rose Dunne (9 tahun) – putri tunggal Katherine Rose, bintang film ternama, pemenang berbagai penghargaan. Meski demikian, Maggie bukanlah tipikal gadis cilik yang manja dan sok, ia justru pendiam dan tertutup, memilih berteman dengan Michael Goldberg – bocah jenius yang dijuluki Shrimpie karena kondisi kesehatannya yang kurang baik, namun tak berpengaruh pada kekuatan otaknya yang cenderung ‘braniac’. Keduanya memperoleh pengawalan ketat dari dinas rahasia (Secret Service) karena Maggie putri selebriti ternama, dan Michael putra Menteri Keuangan. Namun pada suatu hari, keduanya hilang tanpa jejak, diculik oleh salah seorang guru sekolah tersebut yang bernama Gary Soneji.

Books "JACK & JILL"

Judul Asli : JACK & JILL
[ book 3 of Alex Cross Series ]
By James Patterson
Copyright © 1996 by James Patterson
Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : B. Sendra Tanuwidjaja
Cover by Marcel A.W.
Cetakan ke-01 : Juli 2001 ; 528 hlm
Rate : 4 of 5

Washington D.C. diguncang dengan serangkaian pembunuhan brutal yang terbilang nekad. Tiada hubungan yang jelas antara korban yang satu dengan korban yang lain. Satu-satunya penghubung adalah kartu yang ditinggalkan oleh sang pelaku, yang menyebut diri mereka Jack & Jill. Dimulai dengan pembunuhan Senator Daniel Fitzpatrick, Jack dan Jill meninggalkan kartu serta puisi yang menjanjikan bahwa ini hanya permulaan, akan ada kelanjutan yang lebih seru dari pasangan pembunuh ini. Di sisi lain detektif Alex Cross bersama partnernya Detektif John Sampson dikejutkan dengan peristiwa pembunuhan brutal yang menimpa gadis cilik bernama Shanelle Green berusia 6 tahun. Tubuh gadis ini ditemukan tidak jauh dari sekolahnya Sojouner Truth School, wajahnya hancur dan remuk hasil pemukulan berulang-ulang. Alex Cross sangat terpengaruh, apalagi sekolah itu juga tempat dimana putranya bersekolah.

Books "CAT & MOUSE"

Books “KUCING & TIKUS”
Judul Asli : CAT & MOUSE
[ book 4 of Alex Cross Series ]
By James Patterson
Copyright © 1997 by James Patterson
Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : B. Sendra Tanuwidjaja
Cover by Eduard Iwan Mangopang
Cetakan ke-01 : Agustus 2000 ; 488 hlm
Rate : 4 of 5

Alex Cross berusaha memulihkan kehidupan pribadinya. Guncangan yang dialami saat menangani kasus pembunuhan Presiden Amerika Serikat yang berakhir pada tewasnya para tersangka sebelum terungkap misteri di balik konspirasi yang melibatkan CIA serta mata-mata, memberikan tanda tanya besar akan misteri yang entah kapan bisa terungkap. Sementara penangkapan pembunuh Truth School berakhir dengan sangat tragis, kematian bocah yang sakit jiwa serta korban terakhir : suami Christine Johnson. Rasa duka dan kehilangan mendekatkan Alex dan Christine, dimana lembaran baru dimulai. Alex hanya ingin menjalani keseharian hidupnya dengan tenang dan bahagia bersama orang-orang yang ia kasihi. Ia cukup muak dengan permainan politik dan para psikopat yang tak henti-hentinya membuat kacau dunia. Permasalahannya, apakah mereka bersedia berhenti ‘bermain’ demi ketenangan Alex Cross ?

Books "POP GOES THE WEASEL"

Books “SI MUSANG”
Judul Asli : POP GOES THE WEASEL
[ book 5 of Alex Cross Series ]
By James Patterson
Copyright © 1999 by James Patterson
Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : B. Sendra Tanuwidjaja
Cover by Marcel A.W.
Cetakan ke-01 : Agustus 2003 ; 496 hlm
Rate : 4 of 5

Geoffrey Shafer adalah sosok pria yang menawan dengan penampilan bak pengusaha sukses, dengan istri cantik dan putra-putri menarik, tinggal di kediaman mewah dan bebas melancong serta bersenang-senang. Dibalik penampilannya yang tenang, pria ini menyimpan hasrat liar yang tak terpuaskan. Bahkan kebiasaan mengendarai Jaguar-nya dengan kecepatan tinggi meliuk-liuk melawan arus lalu-lintas Washington D.C. yang padat hanya sekedar pelampiasan ringan. Geoffrey menginginkan tantangan yang berbahaya. Ia tak memiliki rasa takut, karena dirinya memiliki kelebihan. Bukan saja ia bekerja di Kedutaan Inggris, ia juga memiliki ‘kekebalan diplomatik’ dan tak akan pernah dapat ditahan atau diadili di Amerika.

Books "ROSES ARE RED"

Books “MAWAR MERAH”
Judul Asli : ROSES ARE RED
[ book 6 of Alex Cross Series ]
By James Patterson
Copyright © 2000 by James Patterson
Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : B. Sendra Tanuwidjaja
Cover by Eduard Iwan Mangopang
Cetakan ke-01 : November 2005 ; 416 hlm
Rate : 3 of 5

Christine Johnson akhirnya kembali dalam kehidupan Alex Cross dan keluarganya setelah hilang selama setahun lebih. Namun keberadaan dirinya secara fisik tak diikuti dengan kondisi kejiwaan yang sama. Christine mengalami luka trauma selama dalam tawanan, dan dirinya sulit untuk kembali pada diri Alex. Satu-satunya penghubung yang masih mendekatkan mereka adalah keberadaan bayi Alex Junior yang lahir semasa Christine dalam tahanan. Ketidak-tahuan Alex akan kondisi Christine hingga kelahiran putranya, turut memberikan luka hati yang cukup dalam bagi keduanya. Perbedaaannya, jika Alex masih bersedia untuk mengusahakan hubungan mereka berlanjut, maka Christine berniat menutup hatinya terhadap kemungkinan kembali terluka.

Books "VIOLETS ARE BLUE"

Books “VIOLET BIRU”
Judul Asli : VIOLETS ARE BLUE
[ book 7 of Alex Cross Series ]
By James Patterson
Copyright © 2001 by James Patterson
Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : B. Sendra Tanuwidjaja
Cover by Eduard Iwan Mangopang
Cetakan ke-01 : Mei 2006 ; 424 hlm
Rate : 2,5 of 5

Kisah ini merupakan kelanjutan dari perburuan Alex Cross mengejar sosok yang dikenal sebagai Mastermind. Kemarahan dan kedukaan yang dialami setelah peristiwa pembunuhan wanita yang dekat dengan dirinya, membuat semangat berburu semakin meningkat. Meski ia berusaha menjaga kondisi pikirannya tetap fokus, Alex mulai merasakan depresi yang menekan dirinya selama bulan-bulan terakhir.

Kemudian muncul kasus aneh yang melibat para korban yang tercabik-cabik penuh luka gigitan serta mengalami kehilangan darah dalam jumlah besar. Seakan-akan darahnya ‘dihisap’ keluar dari tubuhnya. Luka gigitan serta cabikan nampak bagaikan tindakan hewan buas, namun kondisi mayat yang tergantung tidak mungkin dilakukan oleh seekor hewan. Dan lenyapnya darah dalam jumlah besar tanpa ada jejak atau bekas di sekitar tempat kejadian, membuat kasus ini semakin pelik.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...