Translate

Showing posts with label Cindy Gerard. Show all posts
Showing posts with label Cindy Gerard. Show all posts

Sunday, August 25, 2013

Books "WHISPER NO LIES"

Books “TANPA TIPU DAYA”
Judul Asli : WHISPER NO LIES
[ book 3 of the Black Ops. Series ]
Copyright © 2009 by Cindy Gerard
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : Fahmy Yamani
Editor : Lulu Fitri Rahman
Cover by Marcel A.W.
Cetakan I : April 2013 ; 408 hlm
Rate : 2,5 of 5

Buku ke-3 seri Black Ops. Inc kali ini menampilkan sosok Johnny Duane Reed – sang playboy tampan penggoda wanita yang sempat menaruh perhatian khusus pada sosok Jenna MacMilan yang kini telah menjadi istri Gabriel Jones (baca Show No Mercy). Petualangan terakhirnya kala membantu sahabatnya Sam Lang membebaskan Abby hughes, membuatnya berkenalan dengan Crystal Debrowski – sahabat Abby yang memiliki tubuh serta kecantikan bak dewi penggoda. Tiada yang mengetahui bahwa Crystal yang bertubuh seksi ini memiliki kemampuan bela diri cukup tinggi serta sifat mandiri dalam menentukan setiap langkahnya.

Pekerjaannya di Bali Hai Casino, Vegas Strip, membuatnya selalu waspada dan mengusir segala sesuatu yang berniat mengganggu pekerjaannya. Hingga suatu hari Crystal harus berurusan dengan Mr. Tran Hoang yang mencoba ‘menawarkan’ kesempatan lain terhadap dirinya. Penolakan Crystal secara tegas, ternyata berdampak pada kemarahan pria yang tak pernah gagal dalam memenuhi keinginannya. Alhasil, Crystal diculik dan dibawa ke sarang bos mafia ini di Jakarta, Indonesia. Di sana, Crystal disekap dalam apartemen kondominium yang mewah dan dipersiapkan sebagai salah satu harem yang sengaja dijadikan permainan melayani kemauan yang ‘aneh’ dan ‘sakit-jiwa’.

Monday, March 18, 2013

Books "TAKE NO PRISONERS"



Books “OPERASI PEMBEBASAN”
Judul Asli : TAKE NO PRISONERS
[ book 2 of the Black Ops. Series ]
Copyright © 2008 by Cindy Gerard
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : Irman Dolly Armaya
Editor : Agus Hadiyono
Cover by Marcel A.W.
Cetakan I : Maret 2013 ; 424 hlm 
Rate : 2,5 of 5
 
Sam Lang, anggota pasukan elite Black Ops. Inc – pasukan khusus yang mengemban tugas-tugas rahasia ke selaga penjuru dunia, sedang menjalankan misi penyamaran : mengintai Fredrick Nader – warga negara Jerman yang juga merupakan otak di belakang aksi teroris serta perdagangan gelap di wilayah Honduras bersama rekannya Johnny Duane Reed, ketika ia menerima kabar mengerikan tentang keluarganya. Berita yang menyebabkan dirinya segera mengundurkan diri dari tugasnya, dan memilih hidup tersembunyi di peternakan keluarga di Las Vegas, Nevada.

Tiga bulan kemudian, Sam memperoleh kunjungan tak diduga dari sahabatnya Reed, yang mencoba menariknya kembali untuk aktif dalam misi khusus : mengejar dan menjerat Fredrick Nader. Reed memberikan data-data bahwa mereka (pasukan Black Ops.) telah menemukan jalan untuk menangkap Nader. Jalan tersebut melalui wanita bernama Abbie Hughes – yang bekerja sebagai pembagi kartu blackjack di kasino sembari meneruskan kuliah di UNLV. Dan yang menghubungkan mereka adalah Corry Hughes – adik Abbie yang diketahui telah melakukan berbagai ‘pekerjaan-kotor’ sebagai kurir bagi kegiatan Nader. Tugas Sam Lang adalah mendekati Abbie dan mencari tahu rahasia yang disembunyikan oleh kakak beradik Hughes.

Sunday, December 2, 2012

Books "SHOW NO MERCY"



Books “TANPA AMPUN”
Judul Asli : SHOW NO MERCY
( book 1 of the BLACK OPS Series )
Copyright © 2008 by Cindy Gerard
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : Maria Masniari Lubis
Editor : C. Donna Widjajanto
Cover by Marcel A.W.
Cetakan I : Agustus 2012 ; 448 hlm
Rate : 3 of 5

Kisah ini dibuka dengan adegan pertempuran di pinggiran Freetown, Sierra Leone, Afrika Barat pada tahun 1999. The Task Force Mercy (Satuan Tugas Belas Kasih) yang merupakan unit agen-agen khusus yang bergerak untuk melaksanakan perintah rahasia, terjebak dalam baku-tembak antara 2 pihak yang berlawanan. Namun misi harus tetap dijalankan, mesti kerahasiaan misi mereka telah terancam terbongkar akibat adanya kesalahan dalam perintah dari kaum pejabat tinggi yang tidak tahu-menahu soal misi tersebut. Misi yang semula merupakan tugas rutin dan mampu diselesaikan denga cepat dan cermat, kini berjalan dengan kekacauan, dan memakan korban, salah satu anggota TFM meninggal. 

Kematian Sersan Staf Bryan ‘Babyface’Tompkins, yang ternyata putra penasehat kepercayaan Presiden, membawa dampak bagi sebagian besar kawanan BOIs (di-eja ‘boys’ – singkatan dari Black’s Obnoxious Idiots, yang semula merupakan ejekan dari pihak-pihak yang tidak menyukai kaum elite ini, akhirnya menjadi julukan akrab bagi mereka sendiri). Sang pemimpin, Kapten Nathan Louis Black, mengundurkan diri akibat adanya campur-tangan dari pihak ‘atas’ yang menginginkan kehancuran TFM. Beliau memilih pensiun dini dan memulai usaha ‘firma swasta’ dengan misi sama, dan tentunya beranggotakan para anggota TFM yang bersedia mengikuti kepergiaan sang pemimpin. Maka terbentuklah Black Ops, Inc.yang beranggotakan mantan pasukan elite TFM Gabriel ‘Gabe the Archangel’ Jones, Luke ‘Doc Holiday’ Colter, Johnny Duane Reed, Mendoza dan Sam Lang. dan mereka berkeliling ke penjuru dunia, menyelesaikan berbagai tugas rahasia bagi pihak-pihak yang bersedia membayar mahal keahlian pasukan khusus ini. 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...