Translate

Showing posts with label Father Brown Series. Show all posts
Showing posts with label Father Brown Series. Show all posts

Tuesday, May 21, 2013

Books "THE INNOCENCE OF FATHER BROWN"


Judul Asli : THE INNOCENCE OF FATHER BROWN
Copyright © by G.K. Chesterton
Penerbit Visimedia
Alih Bahasa : Fahmy Yamany
Editor : Muthia Esfand
Proofreader : Tim Readaksi Visimedia
Desain Cover : Nuruli Khotimah
Cetakan I : Januari 2013 ; 492 hlm
Rate : 3,5 of 5      
 
Saat mendengar sebutan ‘detektif’ secara otomatis kita akan membayangkan sosok dengan jubah kotak-kotak, topi laken serta senantiasa membawa kaca pembesar dan menarik perhatian publik, sebuah gambaran yang tak pelak dipopulerkan oleh karakter Sherlock Holmes karya Sir Arthur Conan Doyle. Namun pada kehidupan nyata, para detektif ini justru memiliki karakter sebaliknya, tidak menonjol sehingga mampu berbaur dalam masyarakat, melakukan pengamatan secara diam-diam. Salah satunya adalah karakter yang diciptakan oleh G.K. Chesterton, sosok seorang pastor (pemuka agama Katolik) yang bertubuh mungil, berwajah bundar dan memiliki penampilan lugu serta polos, namun di dalamnya menyimpan kemampuan luar biasa yang berkaitan dengan hubungan antar manusia, hingga ia mampu memecahkan aneka permasalahan serta misteri yang sangat pelik bagi kalangan hukum.
“Apakah otak saya akan melakukan lompatan besar dan melihat semuanya ? Semoga Tuhan membantu saya !” [ Father Brown | The Secret Garden ]
Father Brown – panggilan akrab beliau adalah pastor Katolik yang sering berkeliling di berbagai wilayah serta negara dalam melaksanakan kewajibannya. Pemahaman tentang sifat dasar manusia serta kegemarannya untuk mengamati situasi di sekelilingnya, membuat dirinya mampu ‘melihat’ sesuatu dari sudut-pandang yang berbeda sekaligus detail yang acapkali dilupakan atau tak diperhatikan oleh pihak lain. Meski beliau menggunakan sistem serta metode analisa guna mengungkapkan berbagai masalah serta misteri yang tak terpecahkan, hasil akhir kisahnya sangat berbeda dengan kisah misteri ala detektif pada umumnya. Karena Father Brown memiliki misi tersendiri yaitu menyelamatkan jiwa-jiwa yang tersesat, sehingga alih-alih melaporkan pada pihak berwajib, beliau justru sering ‘melepaskan’ sang tersangka yang dianggap masih memiliki kesempatan untuk memilih jalan hidup yang lebih baik.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...