Translate

Showing posts with label Classic Mystery. Show all posts
Showing posts with label Classic Mystery. Show all posts

Monday, June 30, 2014

Books "ARSENÈ LUPIN ADVENTURE : THE ISLAND OF THIRTY COFFINS"

Books “TEROR DI PULAU KEMATIAN”
Judul Asli : THE ISLAND OF THIRTY COFFINS
[ book 10 of ARSENÈ LUPIN Series ]
by Maurice LeBlanc
Penerbit Visimedia
Alih Bahasa : Harisa Permatasari
Editor : Muthiah Esfand
Proof Reader : Tim Redaksi Visimedia
Editor Grafis : Nuruli Khotimah
Ilustrasi : Aminuddin, Jaja, Nunu
Cetakan I : Mei 2014 ; 402 hlm ; ISBN 978-065-208-9
Rate : 4 of 5
[ Re-blogged from HobbyBuku's Classic ]

Siapa yang tak kenal dengan nama Arsène Lupin – karakter yang diciptakan oleh Maurice Leblanc hingga popularitasnya acapkali disandingkan dengan sosok Sherlock Holmes – tokoh detektif yang lahir dari tangan dingin Sir Arthur Conan Doyle. Namun berapa banyak yang mengetahui siapa sebenarnya ‘Arsène Lupin’ yang sebenarnya bukanlah seorang detektif sebagaimana profesi Sherlock Holmes, justru ia lebih sering berada di sisi yang berlawanan dengan tokoh detektif kenamaan ini. Dan sebagai gurauan sekaligus tantangan yang diberikan oleh Maurice Leblanc terhadap Sir Arthur Conan Doyle, ia juga menciptakan karakter bernama Holmlock Shèars yang seringkali ‘dikalahkan’ oleh kelicikan Arsène Lupin untuk menghindari jeratan hukum.

Sunday, June 29, 2014

Books "THE EXTRAORDINARY ADVENTURES OF ARSÈNE LUPIN"

Books “AKSI HEBAT SI PENCURI CERDIK ASAL PRANCIS”
Judul Asli : THE EXTRAORDINARY ADVENTURES OF ARSÈNE LUPIN – GENTLEMAN BURGLAR (ARSÈNE LUPIN – GENTLEMAN BURGLAR)
[ book 2 of ARSÈNE LUPIN Series ]
by Maurice Leblanc
Penerbit Bukuné
Alih Bahasa : Airien Kusumawardani
Editor : Dewi Fita & Resita Febiratri
Proof Reader : Syafial Rustama & Widyawati Oktavia
Lay-out : Gita Mariana
Desain Sampul : Gita Mariana
Cetakan I : Juli 2012 ; 252 hlm ; ISBN 978-602-220-062-8
Rate : 3.5 of 5
~ Conclusion in English at the bottom post ~
[ Re-blogged from HobbyBuku's Classic ]

Chapter I : The Arrest of Arsène Lupin (Tertangkapnya Arsène Lupin) | p. 7 – 28 | Rate : 3 of 5

Kapal uap transatlantik ‘La Provence’ sedang dalam perjalanan dari Perancis menuju Amerika, ketika para penumpang yang sedang menikmati pelayaran dikejutkan dengan berita, yang bersumber dari telegram yang dikirim khusus kepada awak kapal, sebuah berita berisi peringatan yang sayangnya terputus akibat cuaca buruk di atas lautan.
“Arsène Lupin berada di dalam kapal kalian, kabin pertama, rambut pirang, luka di lengan sebelah kanan, bepergian seorang diri dengan menggunakan nama R......”

Monday, December 30, 2013

Books "THE MYSTERIOUS AFFAIR AT STYLES"

Books “MISTERI DI STYLES”
Judul Asli : THE MYSTERIOUS AFFAIR AT STYLES
[ book 1 of Hercule Poirot Series ]
Copyright © Agatha Christie 1920
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : Mareta
Desain Sampul : Dwi Koendoro
Cetakan VI : Januari 2003 ; 272 hlm ; ISBN 979-403-150-X
Rate : 3.5 of 5
~ Conclusion (at the bottom post) in English ~
[ Re-Blogged from HobbyBuku’s Classic ]
[ also read another edition ; my review at : HERE ]

Salah satu buku pertama dari rangkaian novel karya Agatha Christie yang juga menampilkan karakter favorit-ku Hercule Poirot, dimana kisah ini bisa dikatakan merupakan awal dan pendahuluan perjalanan beliau sebagai penulis kisah misteri ternama di dunia. Agatha Christie adalah salah satu penulis yang mempopulerkan genre penulis kisah detektif-misteri, yang lebih menekankan pada metode psikologis serta pemikiran secara logika, bukan sekedar pencarian jejak serta bukti-bukti fisik belaka. Meski ini merupakan buku pertama, terlihat sekali bahwa beliau telah mempersiapkan dasar-dasar yang kuat serta karakter menarik yang menjanjikan sebuah kisah unik dan tak terlupakan.
“Saya suka cerita detektif. Tapi banyak juga yang asal ditulis saja. Pelakunya ditemukan dalam bab terakhir. Pembaca dibuat merasa tolol. Padahal kalau benar-benar terjadi suatu tindakan kriminal – kita busa merasakannya. Maksud saya, orang-orang yang terlibat. Keluarganya. Mereka tidak bisa ditipu dengan mudah. Pasti ketahuan.” [ p. 15 ]
Dibuka oleh sosok Kapten Arthur Hastings ( 30 tahun ) – yang baru pulang dari medan perang dan menerima pensiun dini akibat luka-luka perang. Pertemuan tak terduga dengan teman lama, John Cavendish ( 45 tahun ) yang mengundangnya untuk berkunjung di rumah pedesaan milik keluarganya, Styles Court di Essex, Inggris. Kediaman yang cukup besar itu dibeli oleh Mr. Cavendish yang setelah meninggal, mewariskan seluruh harta miliknya pada sang istri Emily Cavendish yang jauh lebih muda. Akibatnya kedua anak tirinya, John dan Lawrence, harus tergantung pada ‘kemurahan-hati’ sang ibu tiri dan hidup bersama di kediaman tersebut.

Situasi semakin memanas saat sang ibu tiri menikah lagi dengan pria yang berusia hampir 20 tahun lebih muda. Kehadiran Alfred Inglethorp yang tak disukai hampir semua anggota keluarga serta penghuni Styles Court, merupakan suatu awalan dari rangkaian kejadian sekaligus tragedi mengerikan. Kedatangan Kapten Hastings sebagai kenalan lama sekaligus ‘pihak luar’ membuatnya mampu melihat aneka kejanggalan hubungan yang terjadi di dalam Styles Court. Dan sungguh tepat di saat tragedi menyerang, muncul sosok pria asing yang memiliki karakter sangat unik – detektif ternama dari Belgia yang mengaku ‘pensiun’ namun tetap memiliki ketajaman pikiran untuk mengungkap misteri pembunuhan di Styles Court.

Peran sosok Hercule Poirot yang juga sahabat Arthur Hastings, dua pria yang berbeda latar belakang serta karakter yang bertolak belakang, mampu menghidupkan alur kisah yang berjalan cukup cepat, dirangkai dengan aneka petunjuk yang membuat pembaca menebak-nebak, siapakah sang pembunuh berdarah dingin. Berbeda dengan kisah detektif pada umumnya (terutama pada awal kisah ini rilis), dimana pembaca diarahkan untuk mengumpulkan aneka bukti serta fakta yang mendukung untuk menangkap sang pelaku yang baru diketahui menjelang akhir kisahnya. Demikian pula kisah ini dibuat, namun dengan cara yang sedikit berbeda. Karena semenjak awal, telah dibuka ‘kartu-kartu’ untuk membedakan mana karakter antagonis maupun karakter protagonis, mana yang sangat sesuai sebagai tertuduh dan mana yang bukan.

Pemikiran secara umum (yang juga pasti tersirat dalam benak pembaca) diwakili oleh karakter Kapten Hastings, yang oleh Poirot sering diolok-olok tak memiliki imajinasi untuk melakukan analisis dengan tepat. Tindakan serta langkah-langkah yang diambil oleh Poirot juga cukup menakjubkan, karena ia melakukannya demi alasan kebaikan dan kemanusiaan, meski harus menunjuk pelaku yang salah. Poirot juga menunjukkan bahwa manusia tidak selalu bertindak, berbicara sesuai dengan kata hatinya, yang berarti untuk mengungkap kebenaran dibalik ‘kebohongan’ yang terjadi disekelilingnya haruslah dilakukan melalui analisa perilaku dasar dan sifat manusia. Rasa benci dan cinta merupakan hal yang sama, demikian pula kejujuran dan kebohongan, dan bisakah Anda menebak dengan tepat, karakter mana yang benar-benar melakukan apa yang diucapkan ?
“Ada apa, mon ami?”
“Tidak ada apa-apa,”...”Mereka berdua adalah wanita-wanita yang menyenangkan!”
“Tapi tak seorang pun untukmu?”
“Tak apa. Sudahlah. Kita mungkin akan mendapat yang lain. Siapa tahu? Lalu __”
[ ~ The Mysterious Affair at Styles | p. 272 ]
Conclusion :
The first book on Agatha Christie’s novel featuring Hercule Poirot and Arthur Hastings, its the case involving an old acquintance of Capt. Hastings, John Cavendish, who suppose to-be an heir of Cavendish’s Estate, a place named Styles Court. But her step mother, taking roles of the head-family after her husband dies. The relationship between her and two of her stepson, John and Lawrence are never quite good. Then she remarried by Alfred Inglethorp – a man who a lot younger, about 20 years age differences. John Cavendish who already married with Mary Cavendish, having troubles providing good income to his family, and he have to depend on the ‘mercy’ of his stepmother,

The Character of Emily Cavendish / Inglethorp who not only strong, stubborn and have opinion of her self, a little-bit self-control and manipulated regarding her family member, don’t the mention she also taking control of the power as the head of Cavendish / Inglethorp family, are easily become no. 1 enemy by everyone. But not everyone dare to challenge her or question her decision. And when she become victim of cold-murderer, who has advantance of her dead ... well the list are quite bigger, almost the entire family and member of Styles Court. If most people already taking presumption who is the prime-suspect, only Hercule Poirot standing against everyone and responsible for take someone else as suspect, capture, put into jail and must face the trials....but he did it to catch the real killer (sorry, a little-bit spoiler here).

The main theme or even the crime are not quite strong, if you looks precisely, the author even already put ‘the suspect’ at the beginning of the story. But still, the whole stories still interesting, and that’s because of Hercule Poirot roles, who not only playing as ‘good guy catching bad guy’ but rather complex as his perfection, to do the good-right thing for everyone, even when he choose a very strange and hard ways. Is all about the knowledge of humans-characteristic and personality, using psychological approach or the terms ‘using grey-cells’ by Papa Poirot ... something that makes mystery lover like me really love the story. And as Agatha’s fans, don’t you forget to read this book, because it will brings you a preluge to another great and unforgetable masterpiece of Agatha’s (another) book (^_^)

[ more about the author, check my post ALL ABOUT AGATHA CHRISTIE ]

This Post also include in


Best Regards,

Hobby Buku  

Friday, October 18, 2013

Books "THE FIRST CASE OF POIROT"

Books “THE FIRST CASE OF POIROT”
Judul Asli : THE MYSTERIOUS AFFAIR AT STYLES
Copyright © 1920 by Agatha Christie | first published by Bodley Head in America
Penerbit Visimedia
Alih Bahasa : Lulu Fitria Rahman
Editor : Muthia Esfand
Proofreader : Tim Redaksi Visimedia
Desain Sampul & Lay-out : Nuruli Khotimah
Cetakan I : Juli 2013 ; 276 hlm ; ISBN 979-065-189-9
Rate : 3.5 of 5
[ also read another edition ; my review at : HERE ]

Siapa yang tak kenal dengan nama Agatha Christie, yang mendapat julukan Ratu Misteri berkat novel-novel yang mengangkat genre penulisan kisah detektif misteri para era baru di abad ke-20. Mungkin Anda pernah mendengar nama Sir Arthur Conan Dole yang mempopulerkan karakter Sherlock Holmes atau Edgar Allan Poe dan Wilkie Collins yang bisa dianggap sebagai pencetus ide penulisan ‘detective-mystery’. Namun berkat Agatha Christie, pembaca dibawa memasuki dunia kriminalitas serta para penegak keadilan di masa Perang Dunia dan era modern. Uniknya dengan kemajuan tehnologi dan peradaban, beliau bukan menyoroti dari unsur tersebut, misalnya penggunaan gadget canggih ala Agen 007 (kisah yang dipopulerkan oleh penulis Ian Fleming), tokoh utama dalam kisah-kisah yang ditulis merupakan sosok unik yang memiliki pemahaman tentang sifat dasar manusia serta penggunaan pendekatan secara psikologis untuk memecahkan suatu misteri dan menangkap sang pelaku.

Monday, October 7, 2013

Books "MR. JUSTICE RAFFLES"

Books “PENCURI LEGENDARIS DARI INGGRIS”
Judul Asli : MR. JUSTICE RAFFLES
[ book 4 of A.J. RAFFLES Series ]
Copyright © E.W. Hornung | first published by Smith, Elder & Co. in 1909
Penerbit Visimedia
Alih Bahasa : Melody Violine
Editor : Fitria Pratiwi
Proofreader : Tim Redaksi Visimedia
Desain Sampul & Lay-out : Nuruli Khotimah
Cetakan I : Maret 2013 ; 422 hlm ; ISBN 979-065-173-2
Rate : 3.5 of 5
~ Re-Blogged from HobbyBuku’s Classic ~

Siapa yang tak kenal dengan sosok A.J. Raffles – pemain kriket yang terkenal akan kemampuannya di lapangan permainan. Sosoknya yang menawan, tampan dan pandai bergaul, selalu memikat khalayak umum serta para penggemarnya. Namun hanya sedikit bahkan bisa dikatakan tiada satu pun dari mereka yang mengetahui secara persis, siapa sebenarnya sosok beliau. Hanya ada satu orang yang mengetahui ‘rahasia-kelam’ dibalik penampilan Raffles yang sempurna itu. Ia adalah Harry ‘Bunny’ Manders – adik kelas sekaligus sahabat serta rekan Raffles dalam bidang yang sama sekali berbeda.

Books "RAFFLES : THE FURTHER ADVENTURES OF THE AMATEUR CRACKSMAN"

Books “RAFFLES : PETUALANGAN PENCURI KELAS ATAS”
Judul Asli : RAFFLES : FURTHER ADVENTURES OF THE AMATEUR CRACKSMAN
[ book 2 of A.J. RAFFLES Series | also known as : “THE BLACK MASK” © 1901 ]
Copyright © by E.W. Hornung | From Project Gutenberg E-Book #707 ; Nov.01.1996
Penerbit GagasMedia
Alih Bahasa : Endang Sulistyowati
Editor : Ayuning
Proofreader : Patresia Kirnandia
Lay-out : Wahyu Suwarni
Desain Sampul : Dwi Anissa Anindhika
Cetakan I : 2012 ; 264hlm ; ISBN 979-780-608-1
Rate : 4 of 5
 ~ Re-Blogged from HobbyBuku’s Classic ~

Dalam buku pertama petualangan A.J. Raffles, kisah ditutup dengan tertangkapnya Bunny dan sosok Raffles yang sempat melarikan diri dengan terjun ke Laut Mediterania, kemudian lenyap tanpa jejak. Bunny Manders menjalani masa tahanan dengan tenang, dan mendapati dirinya tak mungkin kembali pada kehidupan lamanya, bergaul di kalangan atas, bertemu dengan kerabat serta kenalannnya, karena nama baiknya telah tercemar dengan status mantan narapidana. Meski ia memliki kemampuan serta kecerdasan, tiada tempat yang bersedia memberikan pekerjaan memadai, kecuali surat kabar yang menerima hasil tulisannya sebagai penulis lepas.

Books "THE AMATEUR CRACSKMAN"

Books “PETUALANGAN PENCURI KELAS ATAS”
Judul Asli : THE AMATEUR CRACKSMAN
[ book 1 of A.J. RAFFLES Series ]
© by E.W. Hornung | From Project Gutenberg E-Book #706 ; Nov.01.1996
Penerbit GagasMedia
Alih Bahasa : Endang Sulistyowati
Editor : Ayuning
Proofreader : Patresia Kirnandia
Lay-out : Wahyu Suwarni
Desain Sampul : Dwi Anissa Anindhika
Cetakan I : 2012 ; 252 hlm ; ISBN 979-780-601-4
Rate : 3,5 of 5
~ Re-Blogged from HobbyBuku’s Classic ~

A.J. Raffles adalah sosok pemuda tampan, menarik dan memiliki penggemar dari kalangan sosial atas, terutama berkat keahliannya sebagai atlet olahraga ‘cricket’ (salah satu olahraga kegemaran kalangan atas di Inggris) terbaik dan selalu meraih kemenangan besar. Namun tiada yang bisa menduga dibalik gemerlap serta semarak dunia kaum bangsawan yang kaya serta terhormat, bahwa ia bukan seperti sosok yang ditampilkan di masyarakat umum. Hanya satu orang yang mendapat ‘kehormatan’ mengetahui kehidupan pribadi pria ini, sekaligus ikut serta terjerumus dalam petualangan mendebarkan sekaligus berbahaya. A.J. Raffles adalah seorang pencuri ulung yang khusus menjarah harta benda kaum berharta yang suka memamerkan kekayaan serta harta benda mereka.

Tuesday, September 17, 2013

Books "THE MYSTERY OF YELLOW ROOM"

Books “MYSTERY OF YELLOW ROOM”
Judul Asli : LE MYSTÈRE DE LA CHAMBRE JAUNE
Copyright © 1908 by Gaston Leroux | published by Editions Pierre Lafitte
Penerbit Visimedia
Alih Bahasa : Preti Prabowo
Editor : Zulfa Simatur
Proofreader : Tim Redaksi Visimedia
Desain Sampul & Lay-out : Nuruli Khotimah
Cetakan I : Juli 2013 ; 320 hlm ; ISBN 979-065-186-4
Rate : 4 of 5
~ Re-Blogged from HobbyBuku’s Classic ~

Sebuah peristiwa yang terjadi pada pertengahan Oktober 1892, mengguncang masyarakat kota Paris, Prancis, ketika kediaman Profesor Strangeson di Glandier, di perbatasan hutan Sanite-Genevieve, dekat Epinay-sur-Orge disusupi ‘pengunjung-tak-dikenal’ yang melakukan usaha pembunuhan terhadap Mlle. Strangeson – putri sang Profesor. Ayah dan anak ini terkenal di kalangan akademik karena penelitian yang sedang mereka lakukan sangat rahasia dan mengundang banyak minat dari berbagai pihak, termasuk pihak yang hendak mengambil keuntungan pribadi. Percobaan pencurian terhadap catatan penelitian tersebut, yang membawa kepindahan keluarga Strangeson dari Amerika, ke wilayah sunyi dan terpencil di Prancis ini.

Monday, September 16, 2013

Books "LOST MAN'S LANE"

Books “LOST MAN’S LANE”
Judul Asli : LOST MAN’S LANE : A SECOND EPISODE IN THE LIFE OF AMELIA BUTTERWORTH
[ book 2 of Amelia Butterworth Series ]
Copyright © 1899 by Anna Katherine Green | published by The Knickerbocker
Penerbit Visimedia
Alih Bahasa : Selviya Hana
Editor : Fitria Pratiwi
Proofreader : Tim Redaksi Visimedia
Desain Sampul & Lay-out : EM Giri | photos cover by Oleg Golovnev ; www.shutterstock.com
Cetakan I : Juli 2013 ; 380 hlm ; ISBN 979-065-187-2
Rate : 4 of 5
~ Re-Blogged from HobbyBuku’s Classic ~

Buku kedua yang tentang petualangan sang detektif wanita Amelia Butterworth, kali ini mengharuskan dirinya keluar dari kenyamanan kediamannnya di Gramercy Park dan bepergian ke sebuah desa kecil yang letaknya cukup terpencil hampir 90 mil dari lokasi tempat tinggal Miss Butterworth. Keanehan yang menyelubungi desa tersebut hingga menarik perhatian Kepolisian New York Metropolis disebabkan karena selama 5 tahun terakhir telah hilang 4 orang yang tidak saling kenal, tidak memiliki kesamaan dalam hal usia, pekerjaan, latar belakang, dan hingga kini mereka semua masih belum diketemukan. Satu-satunya petunjuk yang diperoleh, keempatnya pada suatu hari datang dan melewati jalan yang dikenal oleh penduduk setempat dengan nama Lost Man’s Lane, dan mereka semua lenyap tanpa jejak di ujung tikungan, dan tidak satupun orang melihat para korban ini melewati ujung jalan satunya.  

Books "AFFAIR NEXT DOOR"

Books “AFFAIR NEXT DOOR”
Judul Asli : THAT AFFAIR NEXT DOOR
[ book 1 of Amelia Butterworth Series ]
Copyright © 1897 by Anna Katherine Green | published by The Knickerbocker Press
Penerbit Visimedia
Alih Bahasa : Diana A. Santoso
Editor : Fitria Pratiwi
Proofreader : Tim Redaksi Visimedia
Desain Sampul & Lay-out : Nuruli Khotimah
Cetakan I : Juni 2013 ; 408 hlm ; ISBN 979-065-184-8
Rate : 3,5 of 5
~ Re-Blogged from HobbyBuku's Classic ~

Membaca kata pengantar yang menyebutkan bahwa ini adalah salah satu karya penulis wanita yang jauh ‘mendahului’ sang Ratu Misteri Dame Agatha Christie dalam penulisan kisah misteri sekaligus menciptakan karakter utama detektif wanita pertama dalam sejarah penulisan genre ini, merupakan salah satu alasan utama mengapa diriku ‘tergugah’ rasa penasaran untuk segera membaca buku pertama sang tokoh utama Amelia Butterworth ini.

Monday, June 10, 2013

Books "THE NOTHING HILL MYSTERY"

Judul Asli : THE NOTHING HILL MYSTERY
By Charles Felix
Penerbit Visimedia
Alih Bahasa : Lulu Fitri Rahman
Editor : Muthia Esfand
Proofreader : Tim Readaksi Visimedia
Desain Cover : Nuruli Khotimah
Gambar Sampul : Aminudin Hadinugroho
Cetakan I : Juli 2012 ; 252 hlm
Rate : 4 of 5

Sebagai penggemar kisah misteri, salah satu poin yang membuat kisah tersebut sangat menarik adalah ‘permainan’ ide dan tema yang ‘sederhana’ namun memiliki kepelikan tersendiri dalam detail serta metode analisa untuk mengungkapkan buah pemikiran akan selubng misteri yang terjadi. Dan kisah ini pun dapat dikatakan cukup sederhana (simple) namun sekali lagi memiliki daya tarik tersendiri. Salah satunya adalah cara pengungkapan yang digunakan oleh sang penulis. Alih-alih berupa dialog langsung dan penyelidikan ‘face-to-face’ atau interogasi sebagaimana kisah misteri atau detektif yang kita ketahui saat ini, penulis menuturkan secara tidak langsung dalam bentuk surat hasil korespondensi antara sang penyelidik dengan para saksi atau pihak terkait dalam kasus tersebut. Tentu saja hal ini bagaikan menelusuri potongan puzzle yang tercecer di sana-sini, dan untuk mengetahui kejadian sebenarnya, kita harus menemukan pasangan yang cocok sehingga sebuah gambaran utuh mulai terbentuk dari berbagai potongan puzzle yang tak beraturan tersebut.

Books "THE MOONSTONE"

Judul Asli : THE MOONSTONE
Copyright © by Wilkie Collins, 1868
Penerbit Bukuné
Alih Bahasa : Gema Mawardi
Editor : Dewi Fita ; Syafial Rustama
Desain Sampul : Gita Mariana
Cetakan I : Mei 2012 ; 676 hlm
Rate : 3,5 of 5
[ Re-blogged from HobbyBuku's Classic ]

[ Prolog ]
Dikutip dari catatan Arsip Keluarga Herncastle, tentang peristiwa penyerbuan Istana Seringapatam, India pada tanggal 4 Mei 1799 oleh pasukan Inggris di bawah pimpinan Jenderal Baird, dan topik yang akan dibicarakan adalah tentang legenda Berlian Kuning atau yang dikenal sebagai Batu Bulan (Moonstone).  Kisah Batu Bulan sudah dimulai semenjak abad 11 Masehi, di mana batu ini merupakan salah satu harta yang terletak di dahi patung dewa Bulan, tersimpan di kuil suci umat Hindu India, lolos dari peperangan dan penjarahan, hingga pada akhirnya demi kemanan, batu ini dipindahkan ke kuil di kota lain yang dijaga tanpa henti oleh 3 orang Brahmana pilihan atas perintah Dewa Wisnu. Semenjak itu beberapa generasi penerus Brahmana sebagai penjaga dan pengawas, tetap setia menunaikan kewajiban mereka. Dan akhirnya pada serangan di Istana Seringapatam – tempat terakhir Batu Bulan berada, terjadi pembantaian para penghuni Istana serta tanpa dicegah, penjarahan harta benda. Sang penulis adalah saudara sepupu John Herncastle, yang tanpa sengaja memergoki pembunuhan  3 orang serdadu India oleh beliau, dan salah seorang yang bertahan hidup lebih lama mengucapkan sebuah  sebuah kutukan kepada John Herncastle, “Batu Bulan akan membalaskan dendamnya kepadamu dan keluargamu !” 

Books "A STUDY IN SCARLET"

Books “Penelusuran Benang Merah
Judul Asli : SHERLOCK HOLMES – A STUDY IN SCARLET
Copyright © by Sir Arthur Conan Doyle [ 1st published at 1887 ]
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : B. Sendra Tanuwidjaja
Cetakan ke-02 : Agustus 2002 ; 216 hlm
Desain Cover by Dwi Koentoro Br.  
Rate : 5 of 5
[ Re-blogged from HobbyBuku's Classic ]

~ ( Part I : Middle ) ~
Dokter John H. Watson yang mendapat gelar medis pada tahun 1878 dari Universitas London, saat ini menjadi seorang pensiunan medis Angkatan Darat, yang mengalami cedera serta trauma selepas tugasnya di Afghanistan, kembali ke London, Inggris dalam rangka pemulihan fisik dan pikiran. Menjalani kehidupan dengan keuangan pas-pasan, ia mendapati bahwa masa istirahat yang akan dilaluinya harus dengan perhitungan keuangan yang matang. Maka saat ia berusaha mencari tempat tinggal yang lebih murah, sungguh menakjubkan ada sebuah tawaran berbagi apartemen di Baker Street No. 221 B dengan seorang pria unik bernama Sherlock Holmes.

Dr. Watson semula tidak berkeberatan dengan kelakuan aneh Sherlock Holmes. Namun karena ia lebih banyak waktu luang dalam masa istirahatnya, ia mulai mengamati sosok teman sekamarnya ini. Seherlock bukan dari kalangan medis dan jelas tidak pernah mengecap pendidikan medis, tapi ia sangat tertarik dengan berbagai penelitian serta percobaan yang berhubungan dengan manusia. Ia suka berbicara, tapi ada saat-saat di mana ia hanya termenung beberapa hari dengan pandangan mata ‘kosong’ bagai pecandu narkotik, tapi Watson tahu bahwa dibalik penampilan seperti itu otaknya bekerja di dunia lain.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...